4 ABK Luka Bakar, Basarnas Sulut Lakukan Evakuasi Kebakaran KM Anaia

Berita Utama, Manado103 Dilihat

Manado, VivaSulut – Insiden kebakaran terjadi di kapal KM Anaia di perairan Laut Maluku, Kamis (26/3/2026), mengakibatkan empat Anak Buah Kapal (ABK) mengalami luka bakar.

Satu korban dilaporkan dalam kondisi serius dan membutuhkan evakuasi medis segera.

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Sulawesi Utara (Basarnas Sulut) pada siang hingga menjelang sore hari WITA, berdasarkan laporan dari kapten kapal melalui pelapor Wandi Lumuhu.

Kebakaran diketahui terjadi di ruang mesin KM Anaia saat kapal sedang berlayar.

Para ABK KM Anaia sempat berupaya memadamkan api, namun insiden tersebut menyebabkan empat orang mengalami luka bakar.

Dari jumlah tersebut, satu korban mengalami luka bakar berat dan harus segera dievakuasi (medevac) untuk mendapatkan penanganan intensif.

Saat ini, KM Anaia bergerak menuju Pelabuhan Bitung dengan kecepatan sekitar 6–7 knot.

Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°54’10.62″ LU dan 126°23’49.98″ BT, atau sekitar 87 nautical mile arah timur laut dari Kantor SAR Manado dan 78 nautical mile dari Unit Siaga SAR Bitung.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Sulut langsung mengerahkan tim rescue menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) menuju titik intercept untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban.

“Kami sudah menerjunkan tim dimana Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Manado, Polairud Bitung, Unit Siaga SAR Bitung, Unit Siaga SAR Likupang, serta BPBD Bitung, dengan total puluhan personel yang dilengkapi peralatan komunikasi dan medis,” ujar Kepala Basarnas Sulut George Randang, didampingi Humas Nuraidin Gumeleng.

Hingga saat ini, keempat korban masih dalam penanganan, sementara identitas para ABK masih dalam proses pendataan.

“Basarnas mengimbau seluruh pihak untuk tetap berkoordinasi dan masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Perkembangan terbaru terkait insiden KM Anaya akan disampaikan secara berkala,” tutup George Randang.

(Finda)