Ketua DPD NasDem Bitung Tiba-tiba Berganti, Nori dan Ramlan Beda Tanggapan

Berita, Politik25 Dilihat

Bitung, VivaSulut.com — Posisi jabatan Ketua DPD NasDem Kota Bitung tiba-tiba berganti. Jabatan ketua yang sebelumnya diduduki Nori Supit, kini digantikan Gideon Yeremia Longkutoy sebagai Plt Ketua DPD NasDem Kota Bitung.

Pergantian posisi Nori cukup mengejutkan dikarenakan belum habis masa jabatan dan tidak diwarnai dengan riak-riak, apalagi kabar bakal ada perubahan tampuk pimpinan DPD.

Dihubungi sejumlah Wartawan, Nori tidak menampik jika dirinya bukan lagi Ketua DPD NasDem Kota Bitung dan belum bisa memberikan penjelasan dikarenakan masih berada di Jakarta.

“Saya akan tetap loyal kepada pimpinan tertinggi. Namun, dalam mekanisme berpartai harus tunduk kepada AD/ART. Penunjukan Plt mestinya melalui DPP. Saya pikir teman-teman di jajaran DPD mengetahui aturan ini,” kata Nori, Senin (15/6/2026).

Nori menilai, penunjukan Plt Ketua DPD NasDem Kota Bitung kepada Gideon Yeremia Longkutoy menabrak Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Ia mengaku, upaya pendongkelan dirinya dari kursi DPD NasDem Kota Bitung sudah diketahui sejak dipanggil oleh Waki Gubernur, Victor Mailangkay yang juga menjabat Ketua DPW Partai NasDem Sulut beberapa waktu lalu.

“Ada tujuh Ketua DPD NasDem di Kabupaten/Kota yang bakal diganti dengan alasan yang tak jelas,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Bitung, Ramlan Ifran menanggapi pernyataan Nori. Ia menyatakan, perubahan struktur DPD NasDem bagian dari penyegaran.

“Perubahan struktur atau pergantian Ketua di NasDem merupakan situasi yang biasa terjadi dalam organisasi partai,” kata Ramlan.

Alasan Nori Supit diganti, kata Ramlam, bagian dari penyesuaian partai dalam mengahadapi dinamika politik modern ke depan.

“Kita ketahui bersama perkembangan politik seperti apa. Sehingga, NasDem mencari orang-orang yang memiliki enerjik saat ini,” katanya.

Ia menuturkan, bukan hanya posisi Ketua DPD yang tergeser, tatapi Bendahara juga yang sebelumnya dijabat oleh Nancy Thomas diganti oleh Keegan Kojoh.

“Ibu Nancy sudah tidak aktif di partai, jadi butuh penyesuaian struktur di posisi bendahara,” katanya.

(redaksi)