Pemkab Sangihe Gelar Musrenbang RKPD 2027, Fokus Transformasi Digital dan Penguatan Ekonomi Kepulauan

Sangihe89 Dilihat

Sangihe, VivaSulut — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe (Pemkab Sangihe) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Selasa (10/3/2026).

Forum strategis ini menjadi wadah bagi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menyepakati arah kebijakan pembangunan daerah ke depan.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, dalam sambutannya mengatakan Musrenbang merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

“Melalui forum ini, berbagai usulan pembangunan yang telah dihimpun mulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan dibahas dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah,” ujar Thungari.

Menurutnya, Musrenbang Pemkab Sangihe juga menjadi ruang partisipatif bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk memastikan proses pembangunan berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

“Hasil kesepakatan Musrenbang nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) hingga penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe,” jelasnya.

Dalam perencanaan pembangunan tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmen untuk mewujudkan visi pembangunan daerah yakni “Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe Lebih Sejahtera dan Berbudaya.”

Sejumlah indikator kinerja utama juga ditargetkan meningkat, di antaranya indeks reformasi birokrasi, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, kontribusi sektor unggulan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), indeks keharmonisan sosial, serta indeks kualitas lingkungan hidup.

Selain itu, Pemkab Sangihe juga menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembangunan ke depan. Di antaranya penguatan konektivitas dan infrastruktur wilayah kepulauan, peningkatan ketahanan terhadap perubahan iklim dan risiko lingkungan seperti abrasi dan kenaikan muka air laut, serta pengembangan ekonomi kelautan berkelanjutan yang menjadi sektor unggulan daerah.

Pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada penguatan ketahanan pangan lokal guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Sementara itu, tema besar pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe tahun 2027 diarahkan pada “Transformasi Digital dan Konektivitas untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan.”

Melalui tema tersebut, pemerintah mendorong digitalisasi pelayanan publik, pengembangan infrastruktur konektivitas, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dan peningkatan pelayanan sosial dasar bagi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap Musrenbang tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menjadi ruang dialog produktif yang mampu menghasilkan gagasan serta solusi terbaik bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Sangihe ke depan.

Turut Hadir dalm kegiatan tersebut, Wabup Tendris Bulahari, Sekda Melanchton Harry Wolff, Unsur Forkopimda, Ketua dan Sekretari TP-PKK Sangihe, Kepala Dinas/Badan serta Tamu Undangan. (Nie)