Listrik Andal PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bawang, Tarif Tetap Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Bisnis61 Dilihat

Jakarta, VivaSulut – Kehadiran listrik PLN yang andal dan terjangkau terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas masyarakat. Salah satu contohnya dirasakan para petani bawang di Desa Telle, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang kini mampu bekerja lebih efisien dan meningkatkan hasil produksi berkat pemanfaatan energi listrik dalam aktivitas pertanian.

Keandalan pasokan listrik tidak hanya membantu menekan biaya operasional, tetapi juga mempercepat proses produksi dan meningkatkan daya saing hasil pertanian.

Kondisi ini menjadi bukti bahwa akses listrik yang berkualitas berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa hingga nasional.

Komitmen tersebut diperkuat dengan keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mempertahankan tarif listrik PT PLN (Persero) pada Triwulan III 2026 atau periode Juli–September. Kebijakan tersebut memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan aktivitas ekonomi tanpa terbebani kenaikan tarif listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, PLN siap menjalankan kebijakan tarif listrik tetap sembari memastikan keandalan pasokan dan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada Triwulan III Tahun 2026 dan siap menjalankan kebijakan ini. PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan, sehingga kebijakan dari Pemerintah dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat luas serta menjadi motor penggerak roda perekonomian domestik,” ujar Darmawan.

Menurutnya, listrik kini telah menjadi fondasi penting bagi berbagai aktivitas produktif masyarakat. Tidak hanya menopang kebutuhan rumah tangga, pasokan listrik yang andal juga menjadi penggerak sektor pertanian, UMKM, industri, hingga layanan publik di berbagai daerah.

Keputusan pemerintah mempertahankan tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi maupun bersubsidi pada Triwulan III 2026 semakin memperkuat upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan iklim usaha yang kondusif. Dengan tarif yang tetap, masyarakat dapat lebih leluasa mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing.

Melalui keandalan pasokan listrik serta kebijakan tarif yang tetap terjangkau, PLN optimistis dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

(***/Finda Muhtar)