Hari Keenam Pencarian, Anak Hanyut di Air Terjun Paris Minahasa Ditemukan Meninggal

 

Minahasa, VivaSulut — Upaya pencarian terhadap Quin Makal (10), anak perempuan yang hanyut di Sungai Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi, Kabupaten Minahasa, akhirnya membuahkan hasil.

Setelah enam hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (28/5/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 13.15 Wita di aliran sungai pada koordinat 1°13’20.77″N – 124°45’54.77″E.

Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian panjang yang melibatkan puluhan personel lintas instansi dan relawan.

Sejak pagi hari, seluruh unsur SAR telah melaksanakan briefing dan membagi tim pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

SRU pertama melakukan penyisiran sejauh kurang lebih empat kilometer mengikuti alur sungai, sementara SRU kedua menyisir sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut.

Begitu korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses evakuasi menuju Puskesmas Kawangkoan sebelum akhirnya diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga dan pemerintah setempat pada pukul 17.10 Wita.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Sulawesi Utara, George Mercy Randang, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.

“Kami turut berduka cita atas ditemukannya adik Quin dalam kondisi meninggal dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa lelah hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi diusulkan ditutup dan seluruh personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Operasi pencarian ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Amurang, Kantor SAR Manado, BPBD Minahasa, TNI-Polri, SAR Komunitas Potensi, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, relawan, mahasiswa, Pramuka, RAPI, hingga masyarakat setempat.

(***/Finda Muhtar)