Diskusi PROWM: BRIDA Kawal 82 Inovasi dan Program Kerakyatan Joune Ganda-Kevin Lotulung

Minahasa Utara1243 Dilihat

Minut, VivaSulut – Persatuan Wartawan Profesional Minahasa Utara (PROWM) menggelar diskusi bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Minahasa Utara untuk membahas pengembangan inovasi daerah dan dukungannya terhadap program kerakyatan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JGKWL).

Diskusi bertajuk “Bacarita: Inovasi Daerah dalam Mendorong Program Kerakyatan JGKWL” tersebut berlangsung dalam kegiatan Coffee Morning PROWM di JG Center, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara insan pers dan BRIDA Minut terkait perkembangan inovasi daerah sekaligus peran media dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

Kepala BRIDA Minut, Stela Saftri, mengungkapkan saat ini telah tercatat 82 inovasi daerah yang dikembangkan melalui berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut Stela, jumlah tersebut tidak boleh berhenti sebagai angka administratif, tetapi harus diwujudkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Inovasi bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” ujar Stela.

Sejumlah inovasi yang dibahas dalam dialog tersebut di antaranya peningkatan pelayanan administrasi kependudukan, Sistem Peringatan Dini untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman bencana, gerakan ketahanan pangan, serta Mal Pelayanan Publik (MPP).

BRIDA juga mendorong kerja sama dengan kalangan peneliti, termasuk peneliti asal Sulawesi Utara yang berada di luar daerah, untuk ikut mengembangkan berbagai potensi Minahasa Utara.

Selain itu, Pemkab Minut berencana menggelar lomba inovasi bagi aparatur sipil negara (ASN).

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan dan inovasi baru dari para aparatur yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Stela juga membuka ruang bagi media untuk ikut mengawal perkembangan inovasi daerah, mulai dari menyampaikan informasi kepada masyarakat hingga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya.

“Kami berharap pers menjadi perpanjangan tangan, mata, dan telinga, menyampaikan serta mengawasi agar inovasi ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

PROWM menyatakan dukungan terhadap upaya BRIDA dalam memperkuat inovasi daerah dan memastikan informasi mengenai program-program tersebut dapat diketahui masyarakat.

Bagi insan pers, keterlibatan dalam pembangunan daerah tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga dengan menyampaikan aspirasi masyarakat dan melakukan kontrol sosial terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Kolaborasi antara BRIDA dan PROWM diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah, media, dan masyarakat, sehingga inovasi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Dengan 82 inovasi yang telah tercatat, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap inovasi dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Minahasa Utara.

(***/Finda Muhtar)