Minut, VivaSulut – Kepemimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis (MWM) Kabupaten Minahasa Utara resmi berganti. dr. Harrold Sepang kini dipercaya menjabat sebagai direktur menggantikan dr. Alain Beyah.
Pergantian tersebut ditandai dengan Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Sekretaris Daerah Minahasa Utara Novly Wowiling di Gedung RSUD Maria Walanda Maramis, Selasa (8/9/2026).
Novly mengatakan, pergantian pimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk menghadirkan penyegaran dalam pelayanan kesehatan.
“Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari proses organisasi dan diharapkan dapat membawa semangat serta inovasi baru dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Novly.
Ia meminta Harrold melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan pelayanan. Seluruh jajaran rumah sakit juga diminta menjaga kekompakan dan meningkatkan profesionalisme.
Sementara itu, Alain Beyah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama lebih dari dua tahun memimpin RSUD Maria Walanda Maramis.
Ia berharap berbagai program yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan di bawah kepemimpinan baru.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang selama ini telah bekerja sama dan mendukung saya dalam menjalankan tugas. Harapan saya, pelayanan dan program-program yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan,” kata Alain.
Harrold Sepang mengatakan, jabatan tersebut merupakan amanah besar yang membutuhkan kerja sama seluruh jajaran rumah sakit.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu saya berharap seluruh jajaran dapat bersama-sama bekerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kekompakan dan memastikan memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Harrold.
Ia menegaskan sinergi seluruh unsur rumah sakit menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(***/Finda Muhtar)







