Wabup Tendris Bulahari Hadiri Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Polri Didorong Semakin Profesional Layani Masyarakat

Sangihe87 Dilihat

Sangihe,VivaSulut.com Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Santiago, Tahuna, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen daerah.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain Wakil Bupati Tendris Bulahari, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Sementara peserta upacara terdiri dari personel TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.

Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri di berbagai penjuru Tanah Air. Presiden juga memberikan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan pengorbanan seluruh personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Presiden menilai peran Polri sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, sehingga diharapkan terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa seluruh pengabdian Polri harus berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanat tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya Polri mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, merespons cepat setiap dinamika yang terjadi, serta tidak hanya bersikap reaktif, tetapi juga prediktif dan adaptif dalam menghadapi tantangan global maupun meningkatnya harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Polri harus mampu beradaptasi dan merespons secara cepat setiap tuntutan publik. Jadilah insan Bhayangkara yang lebih baik, lebih profesional, dan lebih bermanfaat. Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat, serta jadikan kepercayaan publik sebagai alasan utama mengenakan seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian kutipan amanat Presiden yang dibacakan Kapolres AKBP Abdul Kholik.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat sebagai wujud penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian Polri selama delapan dekade dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Nie)