Bolmong, VivaSulut – PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Bantuan tersebut diserahkan kepada masyarakat di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari 150 paket sembako, 150 kardus air mineral, 50 unit kasur, 50 lembar tikar, serta dua unit tandon air.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang mengalami kerugian material akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan PLN tidak hanya fokus menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami di PLN berkomitmen penuh untuk tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga hadir secara kemanusiaan. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami saat banjir melanda, dan pascabencana fokus kami adalah membantu warga kembali bangkit,” kata Usman.
Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Bolaang dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi selama sepekan terakhir. Meluapnya Sungai Botuk menyebabkan air bercampur lumpur dan material kayu masuk ke permukiman warga dengan ketinggian mencapai 1 hingga 1,5 meter.
Selain merendam ratusan rumah, banjir juga berdampak pada sejumlah fasilitas umum, di antaranya Masjid An-Nur Solimandungan II, SDN 2 Solimandungan II, Kantor Desa Solimandungan II, Pustu Desa Solimandungan II, dan gedung TK setempat.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow, Renti Mokoginta, memberikan apresiasi atas kepedulian PLN terhadap masyarakat terdampak.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada PLN yang telah menunjukkan kepedulian nyata. Sinergi ini membuktikan bahwa penanganan bencana memerlukan kolaborasi erat multi-pihak agar masyarakat terdampak bisa segera pulih,” ujarnya.
Salah seorang warga Desa Komangaan, Yusran Paputungan, mengaku bantuan yang diterima sangat membantu masyarakat yang kehilangan banyak harta benda akibat banjir.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN di tengah kondisi sulit ini. Paket sembako, air bersih, kasur, dan tikar ini sangat kami butuhkan karena banyak barang kami yang hanyut dan rusak,” katanya.
(Finda Muhtar)











