Bitung, VivaSulut – Serikat Awak Kapal Perikanan Bersatu Sulawesi Utara (SAKTI-Sulut) mendesak pemerintah memberi penjelasan secara terbuka mengenai penggunaan anggaran sebesar Rp1,8 miliar untuk pengadaan rumpon di Kota Bitung.
SAKTI-Sulut menilai, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara jelas proses pengadaan, lokasi penempatan, jumlah rumpon yang dipasang, pihak pelaksana, serta manfaat yang diperoleh nelayan dari program yang dibiayai menggunakan uang rakyat tersebut.
Desakan itu disampaikan Ketua SAKTI-Sulut, Arnon Hiborang karena menilai hingga saat ini masih terdapat berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait pelaksanaan program pengadaan rumpon tersebut.
“Anggaran sebesar Rp1,8 miliar merupakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Kami meminta pemerintah dan instansi terkait untuk membuka informasi secara jelas kepada masyarakat mengenai seluruh proses dan hasil pengadaan rumpon tersebut,” kata Arnon, Sabtu (30/5/2026).
Arnon juga meminta aparat pengawasan internal pemerintah serta lembaga yang memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut guna memastikan bahwa anggaran digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan.
Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip penting dalam pengelolaan keuangan negara maupun daerah.
Setiap program yang menggunakan anggaran publik wajib dapat diawasi dan diketahui oleh masyarakat.
Arnon menegaskan,pernyataan ini merupakan bentuk dorongan terhadap keterbukaan informasi publik dan bukan tuduhan terhadap pihak tertentu.
“Jika terdapat penjelasan resmi dan data yang dapat diakses publik, maka hal tersebut perlu segera disampaikan agar tidak menimbulkan berbagai dugaan di tengah masyarakat,” katanya.
“Masyarakat Kota Bitung berhak mengetahui bagaimana uang mereka digunakan. Transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan setiap anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan dan masyarakat pesisir,” sambungnya.
(redaksi)








