Gubernur Yulius Selvanus Perkuat Pondasi Birokrasi Sulut, 2.500 PPPK Disiapkan Jadi Garda Terdepan Pelayanan

Manado, VivaSulut – Komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam membangun birokrasi yang kuat dan berintegritas kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026.

Di hadapan sekitar 2.500 peserta orientasi yang mengikuti apel pembukaan di lapangan Kantor Gubernur, Selasa (28/4/2026), Gubernur Yulius tampil memberikan arahan tegas sekaligus inspiratif, menegaskan arah baru birokrasi Sulawesi Utara yang lebih profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.

Dalam pidatonya, Yulius menekankan bahwa dirinya tidak hanya ingin menghadirkan aparatur yang bekerja secara administratif, tetapi aparatur yang mampu menjadi solusi bagi masyarakat.

“Saya ingin birokrasi Sulut diisi oleh orang-orang yang bekerja dengan hati, dengan dedikasi tinggi, dan mampu memberikan dampak nyata bagi rakyat,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinannya, penguatan sumber daya manusia aparatur menjadi salah satu fokus utama.

Gubernur Yulius Selvanus secara konsisten mendorong perubahan pola pikir ASN, termasuk PPPK, agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif lintas sektor.

Menurutnya, percepatan pembangunan daerah hanya bisa dicapai jika seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu visi yang sama.

“Tidak ada lagi kerja sendiri-sendiri. Semua harus bersinergi, saling mendukung, dan fokus pada hasil,” ujarnya dengan tegas.

Gubernur juga mengingatkan bahwa integritas dan disiplin merupakan harga mati dalam membangun kepercayaan publik.

Ia menegaskan tidak akan mentolerir aparatur yang bekerja tanpa komitmen dan tanggung jawab.

Melalui orientasi ini, Yulius Selvanus menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan aparatur yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki daya saing dan loyalitas tinggi terhadap pelayanan publik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus untuk menghadirkan birokrasi modern yang kuat, responsif, dan mampu menjawab harapan masyarakat secara berkelanjutan.

(***/Finda Muhtar)