Sangihe,VivaSulut—Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, resmi memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk masa bakti 2025–2029. Pelantikan pengurus KONI yang digelar, Selasa (21/4/2026) di Tahuna Beach Hotel ini, menjadi momentum penting yang menandai babak baru kebangkitan olahraga daerah.
Dalam sambutannya, Bulahari menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan awal dari komitmen baru untuk membangun olahraga Sangihe yang lebih profesional dan berdaya saing.
“Ini bukan hanya pergantian pengurus, tetapi sejarah baru bagi KONI Sangihe. Kita mulai dengan semangat, arah, dan komitmen baru untuk mencetak prestasi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, yang belum sempat hadir karena tugas di luar daerah. Namun demikian, Bupati menitipkan ucapan selamat sekaligus harapan besar agar KONI Sangihe terus maju dan melahirkan prestasi.
Bulahari turut mengapresiasi dukungan KONI Provinsi Sulawesi Utara beserta seluruh jajaran yang telah bersinergi hingga pelantikan dapat berlangsung dengan baik dan penuh makna.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui pembinaan berkelanjutan, kerja keras, serta dukungan semua pihak. Ia menilai, perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga di Sangihe sudah sangat baik, salah satunya dengan hadirnya GOR Membara yang kini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga.
Tak hanya itu, keberhasilan pelaksanaan Turnamen Tinju Amatir Piala Bupati yang diikuti lebih dari 300 atlet dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Sangihe mampu menjadi tuan rumah event olahraga berskala besar.
“Kita sudah membuktikan bahwa Sangihe mampu menjadi pusat kegiatan olahraga dan daerah pembinaan atlet yang diperhitungkan,” ujarnya.
Meski di tengah keterbatasan anggaran, Bulahari tetap optimistis dengan kekompakan pengurus, dukungan cabang olahraga, pemerintah daerah, dan masyarakat, berbagai program pembinaan tetap dapat berjalan.
“Sekecil apa pun langkah yang kita lakukan, jika memberi manfaat, itu jauh lebih baik daripada tidak berbuat sama sekali,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pengurus KONI yang baru dilantik untuk bekerja nyata, memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, serta menyiapkan atlet terbaik menuju kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
“KONI harus menjadi rumah besar yang merangkul semua. Hanya dengan kebersamaan, prestasi bisa diraih,” pungkasnya. (Nie)









