Kotamobagu, VivaSulut – Gerakan sederhana yang dilakukan pegawai PLN dengan tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) satu hari setiap pekan dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia.
Hal itu disampaikan General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 melalui program Clean Energy Day yang dilaksanakan PLN UP3 Kotamobagu.
Menurut Usman, program tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi dekarbonisasi yang telah menjadi budaya kerja PLN.
“Aksi Clean Energy Day di Kotamobagu bukan sekadar seremonial memperingati Hari Lingkungan Hidup, melainkan langkah konkret dekarbonisasi yang telah menjadi bagian dari budaya kerja kami di PLN UID Suluttenggo,” ujarnya.
Ia menegaskan, PLN ingin memastikan seluruh insan perusahaan menjadi teladan dalam penerapan gaya hidup hijau sebelum mengajak masyarakat luas beralih ke kendaraan listrik dan energi bersih.
Usman menilai konsistensi penggunaan transportasi rendah emisi oleh pegawai memberikan dampak nyata terhadap pengurangan konsumsi BBM dan emisi karbon secara kumulatif.
“Perubahan besar selalu dimulai dari konsistensi langkah-langkah kecil. Dari efisiensi BBM harian pegawai, kita sedang membangun fondasi lingkungan yang lebih sehat untuk masa depan,” katanya.
Program Clean Energy Day sendiri dilaksanakan setiap Jumat dengan mengajak seluruh pegawai dan tenaga alih daya menggunakan kendaraan listrik, sepeda, berjalan kaki, maupun transportasi massal yang ramah lingkungan.
PLN menilai program tersebut menghasilkan efek ganda. Selain mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca dan efisiensi biaya operasional, gerakan itu juga mendorong pola hidup sehat di kalangan pegawai.
Melalui penguatan budaya hijau di seluruh unit kerja, PLN optimistis upaya transisi energi dapat berjalan lebih cepat sekaligus mendukung ketahanan energi nasional dan mewujudkan Indonesia yang lebih hijau di masa depan.
(***/Finda Muhtar)









