Gempa M 7,7 Guncang Sulut, Pertamina Pastikan Stok BBM dan Avtur Tetap Aman

Bitung, Ekonomi Bisnis1492 Dilihat

 

Bitung, VivaSulut – Di tengah kekhawatiran masyarakat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Senin (8/6/2026), Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan fasilitas utama penyaluran energi berada dalam kondisi aman dan tetap beroperasi.

Kepastian itu disampaikan setelah Pertamina melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas operasionalnya, termasuk Integrated Terminal Bitung dan Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi yang menjadi penopang distribusi BBM dan avtur di Sulawesi Utara.

Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono, mengatakan pihaknya langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat sesaat setelah gempa terjadi.

“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi kedaruratan. Setelah getaran mereda, tim langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas operasional. Hasil pengecekan menunjukkan fasilitas utama Integrated Terminal Bitung dalam kondisi aman dan siap mendukung penyaluran energi kepada masyarakat,” ujar Arman.

Menurutnya, seluruh pekerja dan mitra kerja sempat dievakuasi ke titik kumpul sesuai prosedur keselamatan.

Tim HSSE, Security, dan Reliability Station kemudian melakukan patroli serta pemeriksaan fasilitas dan jalur pipa guna memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi mengganggu operasional.

Selain Integrated Terminal Bitung, fasilitas Pertamina lainnya seperti Integrated Terminal Gorontalo dan Aviation Fuel Terminal Sam Ratulangi juga telah diperiksa dan dipastikan aman.

Di sisi lain, Pertamina mengambil langkah antisipatif dengan menghentikan sementara operasional Fuel Terminal Tahuna menyusul peringatan dini tsunami dan arahan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Meski demikian, hasil pemeriksaan awal menunjukkan fasilitas Fuel Terminal Tahuna tidak mengalami kerusakan yang berdampak pada keandalan infrastruktur penyaluran energi.

“Ketersediaan energi bagi masyarakat tetap menjadi perhatian kami dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” kata Arman.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG guna memantau perkembangan situasi serta mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Dengan kondisi fasilitas yang dinyatakan aman, masyarakat di Sulawesi Utara diimbau tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena distribusi energi tetap berjalan normal.

(***/Finda Muhtar)