PLN Tambah Waktu Nyala di Pulau Paku, Nelayan dan UMKM Diproyeksi Makin Produktif

Ekonomi Bisnis1602 Dilihat

 

Morowali, VivaSulut – PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu resmi meningkatkan jam operasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Pulau Paku, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, dari 12 jam menjadi 18 jam.

Peresmian yang dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Morowali pada 29 Mei 2026 itu menjadi langkah penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan yang selama ini terkendala keterbatasan pasokan listrik.

General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan tambahan waktu operasi listrik akan memberikan dampak langsung terhadap sektor produktif masyarakat.

“Peningkatan jam operasi dari 12 jam menjadi 18 jam di Pulau Paku bukan sekadar urusan teknis menyalakan lampu, melainkan langkah konkret PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor perikanan dan UMKM,” kata Usman.

Menurutnya, masyarakat kini memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha karena aktivitas ekonomi dapat berlangsung lebih lama dibanding sebelumnya.

Usman menjelaskan, tambahan pasokan listrik juga memungkinkan produksi es untuk pengawetan hasil tangkapan nelayan dilakukan secara mandiri di pulau tersebut. Kondisi itu diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hasil tangkapan dan menekan biaya operasional masyarakat pesisir.

Manajer PLN ULP Bungku, Ika Safitri Ismail, menyebut peningkatan layanan tersebut merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat yang selama ini mengharapkan pasokan listrik lebih lama.

“Petugas PLN akan terus bersiaga menjaga performa pembangkit dan jaringan distribusi agar pasokan listrik tetap andal,” ujar Ika.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengapresiasi langkah PLN yang dinilai akan membawa dampak besar terhadap perekonomian warga Pulau Paku.

“Kehadiran listrik yang kini lebih lama akan mengubah wajah perekonomian masyarakat di Pulau Paku. Ini menjadi sinergi nyata antara PLN dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan,” katanya.

Dengan bertambahnya jam operasi listrik, PLN berharap roda ekonomi masyarakat Pulau Paku dapat bergerak lebih cepat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi sektor perikanan maupun usaha mikro yang menjadi penopang utama ekonomi setempat.

(***/Finda Muhtar)