Kotamobagu, VivaSulut – PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Kotamobagu menyalurkan bantuan Program Gerobak Cahaya kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mongkonai Barat, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kamis (29/5/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendorong peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberian gerobak usaha serta tambahan modal kerja bagi pelaku UMKM.
General Manager PLN UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat.
“Melalui YBM PLN, kami berkomitmen mentransformasikan dana zakat, infak, dan sedekah karyawan menjadi program pemberdayaan produktif yang menyentuh masyarakat secara langsung. Kami berharap Gerobak Cahaya dapat menjadi pemantik pertumbuhan usaha yang berkelanjutan,” kata Usman.
Menurutnya, dukungan terhadap usaha kecil menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
Manager PLN UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, menjelaskan bahwa PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan kelistrikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat berkembang secara ekonomi.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan keluarga para penerima manfaat,” ujar Reki.
Salah satu penerima bantuan, Ahmad Afandi, mengaku bersyukur atas program yang diterimanya. Menurutnya, gerobak baru dan tambahan modal usaha akan sangat membantu dalam mengembangkan usahanya.
“Bantuan ini memberikan fasilitas dan modal yang sangat memadai untuk mengembangkan usaha kami. Semoga PLN terus memberikan manfaat bagi masyarakat kecil,” ungkap Ahmad.
PLN berharap Program Gerobak Cahaya dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di Kotamobagu.
(***/Finda Muhtar)









