Manado, VivaSulut — Pelantikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara, Senin (4/5/2026), tak sekadar seremoni administratif.
Keputusan Gubernur Sulut Yulius Selvanus melantik Tahlis Galang sebagai Sekda definitif menegaskan pengakuan atas rekam jejak panjang birokrasi yang sarat prestasi.
Digelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, pelantikan ini mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41/TPA Tahun 2026 tertanggal 15 April 2026.
Penunjukan Tahlis dinilai sebagai puncak karier birokrasi yang konsisten dan teruji, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Ia tercatat sebagai satu-satunya birokrat di BMR yang pernah menjabat Sekda definitif di tiga daerah berbeda: Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Kotamobagu, dan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 1997 ini dikenal memiliki pengalaman lintas sektor dan wilayah.
Selain menjadi Sekda di tiga daerah, ia juga pernah menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulut, Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, hingga dipercaya sebagai Pjs Bupati Bolaang Mongondow Selatan.
Sebelum dilantik definitif, Tahlis mengemban tugas sebagai Penjabat Sekda Provinsi Sulut sejak 16 Juli 2025.
Dalam pernyataannya, Tahlis menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sejak awal mengusulkan saya hingga proses pelantikan. Ini adalah kepercayaan besar yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas penetapan dirinya sebagai Sekda Provinsi Sulut.
“Secara pribadi dan keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Ini amanah yang harus dijaga dan dijalankan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Tahlis pun mengajak seluruh jajaran ASN dan masyarakat untuk memberikan dukungan agar dirinya mampu menjalankan tugas secara optimal demi kemajuan Sulawesi Utara.
Dengan pengalaman panjang dan rekam jejak yang solid, kepercayaan yang diberikan Gubernur Yulius Selvanus kepada Tahlis Galang diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan serta mendorong percepatan pembangunan di Sulut.
(Finda Muhtar)








