Yarden Cup 2026 Digelar! Cara Kreatif Jemaat Galang Dana Pembangunan Gereja

Manado52 Dilihat

Manado, VivaSulut — Cara kreatif dilakukan jemaat GMIM Yarden Singkil Kampung Islam untuk membiayai pembangunan gereja.

Alih-alih hanya mengandalkan sumbangan konvensional, mereka menggelar turnamen sepak bola mini bertajuk Yarden Cup 2026 sebagai ajang penggalangan dana yang dikemas penuh semangat kebersamaan.

Turnamen yang resmi dibuka pada Minggu (12/5/2026) di Lapangan Senayan Cereme, samping Polsek Singkil ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga ruang perjumpaan warga lintas latar belakang untuk saling mendukung pembangunan rumah ibadah.

Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Yarden, Pdt Markus Gobin Bonde, mengapresiasi langkah panitia yang menghadirkan pendekatan berbeda dalam penggalangan dana.

“Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi tentang kebersamaan untuk tujuan mulia. Karena itu saya mengajak semua pihak menjaga keamanan dan mendukung kegiatan ini,” ujar Bonde.

Ia menekankan bahwa sportivitas harus tetap dijunjung tinggi oleh seluruh peserta.

Menurutnya, nilai persaudaraan dan silaturahmi jauh lebih penting dibanding hasil pertandingan di lapangan.

“Menang atau kalah itu biasa, yang utama kebersamaan tetap terjaga,” tambahnya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Manado.

Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, yang diwakili Camat Singkil Junaidi Mamonto, menyebut turnamen ini sebagai contoh positif kegiatan masyarakat yang mampu meredam potensi konflik sosial.

“Kita tahu Singkil pernah dikenal sebagai daerah rawan. Tapi kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana mempererat persaudaraan, bahkan antarumat beragama,” kata Mamonto.

Ia berharap Yarden Cup 2026 berjalan aman dan menjadi momentum memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Tak hanya menghibur, turnamen ini juga dirancang profesional dengan total hadiah Rp25 juta, termasuk Rp10 juta untuk juara pertama. Sistem gugur yang digunakan memberi kesempatan tim yang kalah untuk kembali mendaftar, sehingga partisipasi tetap terbuka luas.

Ketua panitia, Agust Hari, menyebut antusiasme peserta cukup tinggi, apalagi kegiatan ini juga didukung sponsor utama serta sejumlah pihak lainnya.

“Ini memang kami rancang sebagai event olahraga yang menarik sekaligus berdampak langsung bagi pembangunan gereja,” ujarnya.

Pembukaan turnamen ditandai dengan pelepasan balon dan tendangan bola pertama oleh Camat Singkil, dilanjutkan laga eksebisi antara Pelsus Dream Team dan Panitia All Star yang dimenangkan Panitia All Star dengan skor 1-0.

(***/Finda)