Gubernur Yulius Selvanus Pastikan Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran 2026

Gerakan Pangan Murah Jangkau Seluruh Wilayah Sulawesi Utara

Yulius Selvanus
Gubernur Yulius Selvanus memastikan ketersediaan stok bahan pangan lewat Gerakan Pangan Murah yang menjangkau seluruh Sulawesi Utara.(Foto: Dok. Diskominfo Sulut)

Manado, VivaSulut – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) yang dipimpin Gubernur Yulius Selvanus terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan langkah langsung Gubernur Yulius Selvanus, yang turun ke lapangan memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di sejumlah wilayah strategis.

Peninjauan dilakukan di beberapa daerah, yakni Kota Bitung, Kota Manado, Kota Kotamobagu, hingga Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur.

Langkah ini menegaskan keseriusan Pemprov Sulut dalam memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga terkendali, terutama menjelang hari besar keagamaan, terlebih menghadapi Lebaran 2026.

Dalam kunjungannya, Gubernur Yulius Selvanus berdialog langsung dengan pedagang dan masyarakat untuk memantau harga komoditas utama seperti bawang, cabai, hingga daging ayam.

Interaksi ini menjadi bagian dari strategi pengawasan aktif pemerintah agar kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Program ini dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. Pemerintah akan terus hadir menjaga stabilitas harga pangan,” tegas Gubernur.

Gerakan Pangan Murah menjadi instrumen penting Pemprov Sulut dalam mengintervensi fluktuasi harga pasar.

Melalui operasi rutin dan koordinasi lintas sektor, pemerintah memastikan komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, dan telur tetap berada di bawah harga pasar.

Tak hanya itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

Dengan distribusi bahan pokok yang merata dan tepat sasaran, Pemprov Sulut bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi demi menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil dan kondusif di Sulawesi Utara.

Langkah proaktif ini mempertegas kehadiran pemerintah sebagai pelindung daya beli masyarakat, sekaligus memastikan kesejahteraan warga tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.

(ADV Diskominfo Sulut)