Jakarta, VivaSulut – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan komitmennya untuk mendorong kemajuan olahraga catur, baik di tingkat daerah maupun nasional, hingga mampu bersaing di kancah internasional.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Yulius Selvanus dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) masa bakti 2022–2026, yang telah ia jalankan selama empat tahun terakhir.
Menurutnya, Sulawesi Utara memiliki potensi besar dalam melahirkan pecatur-pecatur berbakat yang bisa menjadi kekuatan baru Indonesia.
Momentum penguatan komitmen itu terlihat saat Yulius Selvanus menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Percasi 2026 di Hotel Tavia Heritage, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, dan turut dihadiri Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo.
Dalam forum strategis tersebut, Yulius Selvanus menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan, terutama dari daerah, sebagai fondasi utama kemajuan catur nasional.
Ia menilai, keberhasilan Indonesia di level internasional tidak lepas dari kuatnya sistem pembinaan di tingkat lokal.
“Percasi harus terus berkembang menjadi organisasi yang profesional dan adaptif. Dari daerah, kita dorong lahirnya pecatur-pecatur berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga catur, termasuk melalui peningkatan kualitas pelatih, penyediaan fasilitas, serta pembinaan atlet usia dini.
Kehadiran Gubernur Yulius Selvanus dalam Munas Percasi sekaligus menegaskan peran aktif pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi dengan organisasi olahraga.
Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan dan kompetitif.
Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan Percasi periode 2022–2026, Yulius Selvanus berharap kepengurusan selanjutnya mampu melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis, sekaligus membawa catur Indonesia menembus prestasi yang lebih tinggi di tingkat global.
Dengan komitmen kuat dari daerah seperti Sulawesi Utara, ia optimistis catur Indonesia tidak hanya berjaya di tingkat nasional, tetapi juga semakin diperhitungkan di panggung internasional.
(***/Finda)






