Joune Ganda Minta ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Aktif Selesaikan Persoalan Warga

Minut, VivaSulut – Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, meminta ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan ASLINMAS memperkuat peran di tengah masyarakat agar berbagai persoalan dapat ditangani sejak tingkat desa.

Pesan itu disampaikan Joune saat menghadiri pelantikan DPC Srikandi Jaga Desa dan DPC ASLINMAS Minut, dirangkaikan dengan penguatan fungsi dan musyawarah kecamatan ketiga organisasi tersebut, Kamis (15/10/2026), di JG Center, Jalan Ir Soekarno.

Dalam kepengurusan di Minut, Joutje Dengah terpilih sebagai Ketua ABPEDNAS, Masye Dondokambey sebagai Ketua Srikandi Jaga Desa, dan Sammy Rompis sebagai Ketua ASLINMAS.

Menurut Joune, kehadiran organisasi tersebut diharapkan membantu pemerintah dalam menjaga ketertiban, memperhatikan kebutuhan masyarakat, dan mempercepat penyelesaian persoalan di desa.

“Sebagai Bupati di Minahasa Utara, tentu kita akan merasa tenang, kita merasa nyaman, apabila semua persoalan sudah bisa diselesaikan di desa,” ujar Joune.

Ia menegaskan, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung prioritas pemerintah pusat. Karena itu, pengurus yang baru dilantik diminta segera bekerja dan aktif mengawal pelaksanaan program di tengah masyarakat.

“Seluruh pengurus setelah dilantik ini harus segera mengambil langkah-langkah untuk bisa mengawal, melihat, bahkan berada di tengah-tengah masyarakat agar masyarakat bisa tahu program-program ini, bisa dirasakan, juga bisa mengontrol, memberikan masukan, memberikan laporan secara berjenjang sehingga program-program ini bisa dievaluasi dengan baik,” tegasnya.

Asintel Kejati Sulut Tekankan Kesadaran Hukum

Mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Asisten Intelijen Kejati Sulut, Eri Yudianto, meminta pengurus menjalankan amanah dengan integritas serta memastikan kegiatan organisasi berlangsung sesuai aturan dan bertanggung jawab.

Ia menjelaskan, program Jaksa Garda Desa dan Kelurahan atau Jaga Desa bertujuan memperkuat kesadaran hukum masyarakat sekaligus mencegah penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan desa.

Eri juga menyoroti pendataan anggota ASLINMAS. Berdasarkan data per 15 Oktober 2026, anggota ASLINMAS yang tercatat dalam aplikasi di Sulawesi Utara berjumlah 537 orang. Pengurus DPC ASLINMAS Minut diminta memperluas sosialisasi dan pendampingan pendaftaran hingga tingkat desa dan kelurahan, disertai pembaruan data secara berkala.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara Stefanus Liow, Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Gresty Masi, Ketua DPD ASLINMAS Sulawesi Utara Brian Waleleng, Ketua DPRD Minut, serta unsur Forkopimda.

ABPEDNAS berperan memperkuat kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Srikandi Jaga Desa mendorong keterlibatan perempuan dan pemberdayaan masyarakat, sedangkan ASLINMAS berfokus pada penguatan perlindungan masyarakat. Ketiganya memiliki fungsi berbeda, tetapi dapat saling bersinergi untuk mendukung tata kelola desa, pemberdayaan warga, dan keamanan lingkungan.

Kepengurusan organisasi-organisasi ini juga melibatkan aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, serta para cendekiawan yang memiliki kapasitas di bidang masing-masing. Potensi tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Minahasa Utara.

(Finda Muhtar)