Gedung PDKB Otanaha Diresmikan, PLN Gorontalo Perkuat Layanan Listrik Tanpa Padam

Ekonomi Bisnis1531 Dilihat

Gorontalo, VivaSulut – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo memperkuat kesiapan menjaga keandalan pasokan listrik melalui peresmian Gedung Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Otanaha, Jumat (25/9/2026).

Gedung tersebut diresmikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, bersama jajaran PLN UP3 Gorontalo.

Peresmian fasilitas baru tersebut dirangkaikan dengan prosesi adat Gorontalo, Mopopuo Pulu dan Mobotulo Bele Bohu, sebagai bentuk syukur sekaligus doa untuk keberkahan dan kelancaran dalam pemanfaatan gedung.

Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, mengatakan kehadiran Gedung PDKB Otanaha menjadi bagian dari dukungan terhadap kesiapan personel dalam melakukan pemeliharaan jaringan listrik tanpa harus memadamkan aliran listrik kepada pelanggan.

“Gedung PDKB Otanaha ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan Tim PDKB UP3 Gorontalo. Dengan fasilitas yang lebih representatif, kami berharap tim dapat semakin optimal dalam mempersiapkan setiap pekerjaan, meningkatkan koordinasi, serta menjaga kualitas dan keselamatan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Hanggoro.

Sementara itu, Usman Bangun mengatakan fasilitas baru tersebut merupakan bentuk dukungan manajemen terhadap Tim PDKB yang berada di garda terdepan dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik.

“Gedung baru ini kita siapkan dengan fasilitas yang memadai untuk mendukung kesiapan dan kenyamanan Tim PDKB dalam bertugas. Ini adalah wujud nyata komitmen manajemen untuk mendukung para pejuang keandalan yang berada di garda terdepan,” kata Usman.

Dukungan fasilitas tersebut sejalan dengan capaian Tim PDKB UP3 Gorontalo. Dengan diperkuat delapan personel terlatih, hingga 31 Agustus 2026 tim tersebut telah menyelesaikan pekerjaan pada 457 titik dari target 440 titik atau mencapai 103,86 persen.

Dari pelaksanaan pekerjaan tersebut, energi listrik yang berhasil diselamatkan mencapai 2,54 juta kilowatt hour (kWh), dengan nilai sekitar Rp2,77 miliar.

Menurut Usman, capaian tersebut menunjukkan kontribusi PDKB dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi pelanggan.

“Setiap pekerjaan yang dilakukan tanpa memadamkan pelanggan berarti aktivitas masyarakat dan perputaran roda perekonomian dapat terus berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Meski demikian, Usman mengingatkan seluruh personel untuk tetap mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal ini mengingat pekerjaan PDKB dilakukan pada jaringan yang tetap bertegangan sehingga membutuhkan disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Peresmian Gedung PDKB Otanaha ditandai dengan penandatanganan plakat dan pemotongan pita oleh Usman Bangun.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat Gorontalo Mopopuo Pulu dan Mobotulo Bele Bohu. Dalam prosesi tersebut, pisang digantungkan di pintu masuk gedung sebagai simbol doa dan harapan agar tempat baru tersebut membawa keberkahan, kelancaran serta lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.

Dengan beroperasinya Gedung PDKB Otanaha, PLN UP3 Gorontalo berharap kesiapan personel semakin meningkat sehingga pekerjaan pemeliharaan jaringan dapat dilakukan secara optimal tanpa mengganggu kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.

(***/Finda Muhtar)