23 Tahun Jalan Tanah, Warga Cempaka Putih Kini Nikmati Jalan Usaha Tani dari PLN

Ekonomi Bisnis449 Dilihat

Gorontalo Utara, VivaSulut – Setelah 23 tahun mengandalkan jalan tanah menuju kawasan perkebunan, masyarakat Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, kini menikmati akses jalan usaha tani yang lebih layak setelah mendapat dukungan pembangunan rabat beton melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero).

Jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menuju kawasan perkebunan sekaligus mengangkut hasil pertanian dan hutan rakyat. Sebelumnya, kondisi jalan yang belum mendapat pengerasan memadai membuat mobilitas warga terkendala, terutama saat musim hujan.

Bagi petani, kondisi tersebut berdampak pada waktu tempuh dan biaya pengangkutan hasil panen. Jalan yang licin dan sulit dilalui membuat distribusi komoditas dari kawasan perkebunan membutuhkan biaya operasional lebih besar.

Melalui program TJSL, PLN kemudian membantu pembangunan jalan usaha tani dengan konstruksi rabat beton. Pembangunan dimulai pada 2025 dan telah rampung sebelum diserahterimakan kepada masyarakat pada 2026.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penyediaan listrik, tetapi juga dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat melalui program TJSL.

“PLN ingin senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menghadirkan terang lewat listrik, tetapi juga menerangi masa depan ekonomi warga melalui pembangunan infrastruktur yang esensial. Jalan usaha tani di Desa Cempaka Putih ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendampingi masyarakat,” kata Usman.

Menurutnya, akses jalan yang lebih layak diharapkan dapat membantu menekan biaya logistik pertanian, meningkatkan produktivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Cempaka Putih, Ading Suhana, mengapresiasi bantuan tersebut. Ia mengatakan warga telah menghadapi kondisi jalan yang sulit selama puluhan tahun, terutama ketika membawa hasil perkebunan keluar dari kawasan pertanian.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN yang telah memberikan bantuan jalan tani ini. Kami sejak 23 tahun lalu mengalami perjuangan yang luar biasa dalam mengangkut hasil panen melewati jalan ini. Alhamdulillah, sejak diberikan bantuan oleh PLN, terjadi perubahan besar. Petani sangat senang karena bisa memangkas biaya produksi yang dikeluarkan,” ujar Ading.

Ia menuturkan, perubahan tersebut antara lain dirasakan petani saat mengangkut komoditas perkebunan seperti durian. Kondisi jalan yang lebih baik membuat proses pengangkutan menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya.

Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, mengatakan pembangunan jalan usaha tani merupakan bagian dari program TJSL yang diarahkan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan usaha tani ini merupakan bentuk kepedulian PLN untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami berharap akses yang semakin baik ini dapat mengurangi hambatan transportasi, sehingga pengangkutan hasil perkebunan menjadi jauh lebih mudah, efisien, dan bernilai ekonomis tinggi,” ujar Hanggoro.

Dengan selesainya pembangunan jalan tersebut, masyarakat Desa Cempaka Putih kini memiliki akses yang lebih mudah menuju kawasan perkebunan. Infrastruktur itu juga diharapkan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Ading berharap dukungan terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat dapat terus berlanjut, baik di Desa Cempaka Putih maupun desa-desa lain di Provinsi Gorontalo.

“Besar harapan kami agar ke depan bantuan seperti ini bisa dirasakan kembali oleh kami di Desa Cempaka Putih dan juga dapat menjangkau desa-desa lain di Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.

Melalui program TJSL, PLN menyatakan terus mendorong berbagai program yang diarahkan pada peningkatan kemandirian masyarakat, penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup di wilayah perdesaan.

(***/Finda Muhtar)