Cegah Karhutla, Pemkab Sangihe TNI-Polri Gelar Apel Kesiapsiagaan

Sangihe1356 Dilihat

Sangihe,VivaSulut Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan jajaran TNI, Polri, bersama sejumlah instansi terkait menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus simulasi penanggulangan Karhutla, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Gelora Santiago Tahuna Timur, menjadi momentum untuk memastikan personel, peralatan, serta pola koordinasi antarlembaga benar-benar siap digunakan sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin Dandim 1301/Sangihe Letkol CZI Nazarudin dan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari bersama unsur Forkopimda dan pimpinan instansi terkait.

Kegiatan melibatkan personel gabungan dari Kodim 1301/Sangihe, Lanal Tahuna, Polres Kepulauan Sangihe, Satpol-PP dan Damkar, BPBD, Basarnas, Dinas Perhubungan serta Dinas Kesehatan.

Dalam amanatnya, Dandim 1301/Sangihe menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dan peralatan. Setiap unsur diminta mampu bergerak cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan maupun lahan.

Selain kesiapan operasional, sinergitas menjadi salah satu poin utama yang ditekankan. Seluruh instansi diminta tidak bekerja sendiri-sendiri, melainkan membangun koordinasi dan komunikasi terpadu dengan pembagian tugas yang jelas di lapangan.

Tingkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan sehingga setiap saat siap digerakkan apabila terjadi kebakaran,” ujar Dandim.

Upaya pencegahan juga dinilai tidak kalah penting. Personel dan instansi terkait didorong untuk meningkatkan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Jika terjadi Karhutla, tindakan awal harus dilakukan secara cepat, tepat dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan personel maupun masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan Karhutla. Simulasi ini menjadi sarana untuk menguji kesiapan personel, prosedur, komunikasi, sistem komando dan pengendalian hingga kemampuan penggunaan peralatan di lapangan.

Kesiapsiagaan ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait dalam memperkuat langkah pencegahan serta penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Nie)