Mimbar Bebas KUDATULI PDI Perjuangan Bitung, Geraldi Mantiri: Bukan Sekedar Sejarah

Bitung, Politik48 Dilihat

Bitung, VivaSulut.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bitung menggelar renungan dan mimbar bebas peringatan peristiwa Peristiwa 27 Juli 1996 atau dikenal dengan istilah KUDATULI, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, kader, simpatisan serta senior PDI Perjuangan Kota Bitung di Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bitung, Geraldi Mantiri mengatakan, peringatan KUDATULI menjadi momentum penting bagi seluruh kader banteng moncong putih di Kota Bitung untuk me-recharge kembali semangat perjuangan, mengingat sejarah kelam demokrasi Indonesia yang menjadi cikal bakal berdirinya PDI Perjuangan hingga hari ini.

Geraldi, menegaskanperistiwa KUDATULI bukan sekadar sejarah kelam pembungkaman demokrasi, melainkan simbol perlawanan rakyat terhadap otoritarianisme dan ketidakadilan.

“Peristiwa 27 Juli 1996 mengajarkan kita arti penting mempertahankan kedaulatan partai dan suara rakyat. Darah, keringat, dan pengorbanan para senior partai saat itu harus terus kita rawat dan jadikan pelecut semangat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat hari ini,” kata Geraldi.

Dalam kegiatan refleksi ini, DPC PDI Perjuangan Kota Bitung juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal serta konsistensi partai sebagai wadah perjuangan wong kecil.

Di tengah dinamika politik nasional maupun daerah, kader PDIP di Kota Bitung diminta untuk senantiasa hadir dan memberikan solusi konkret bagi permasalahan masyarakat.

“Melalui refleksi peringatan KUDATULI ini, DPC PDI Perjuangan Kota Bitung kembali menegaskan komitmennya untuk tetap berdiri tegak di garis depan pengawalan demokrasi dan kepentingan masyarakat luas,” katanya.

(redaksi)