Cadangan Daya 117 MW Disiapkan, PLN Kerahkan Ratusan Personel Amankan Listrik PENAS XVII 2026

Ekonomi Bisnis506 Dilihat

 

Gorontalo, VivaSulut – PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis dengan cadangan daya mencapai 117,84 megawatt (MW) untuk menjamin keandalan listrik selama kunjungan Presiden Republik Indonesia pada puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo.

Selama masa siaga, sistem kelistrikan Gorontalo memiliki daya mampu pasok sebesar 614,50 MW dengan beban puncak 496,66 MW.

Kondisi tersebut memberikan cadangan daya sekitar 23,73 persen sehingga seluruh agenda kenegaraan berlangsung tanpa gangguan.

Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, mengatakan keberhasilan tersebut didukung koordinasi yang solid antara seluruh unit operasional PLN dengan aparat pengamanan VVIP.

“Kami bangga dapat mengeksekusi rencana pengamanan kelistrikan ini dengan hasil yang sempurna. Suksesnya acara puncak yang dihadiri Presiden RI membuktikan kesiapan infrastruktur dan koordinasi seluruh personel PLN dalam menjawab kepercayaan pada agenda berskala nasional,” ujar Hanggoro.

Untuk mendukung keandalan sistem, PLN menyiapkan sejumlah peralatan pendukung di lokasi-lokasi vital, antara lain genset, UPS Mobile 100 kVA, empat Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Kabel Bergerak (UKB), serta Unit Kabel Konektor Bergerak (UKKB).

Seluruh perangkat disiapkan sebagai suplai cadangan yang dapat beroperasi secara cepat apabila terjadi gangguan pada sistem utama.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan seluruh personel telah bekerja maksimal sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“PLN hadir mengawal momentum bersejarah ini dengan menghadirkan listrik yang andal. Kami memastikan tidak ada ruang untuk kesalahan sedikit pun melalui kesiapan sistem, personel, dan penerapan standar keselamatan kerja,” kata Usman.

Keberhasilan menjaga pasokan listrik tanpa kedip selama kunjungan Presiden RI kembali mempertegas komitmen PLN sebagai garda terdepan dalam mendukung kelancaran agenda strategis nasional.

(***/Finda Muhtar)