PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Rasio Elektrifikasi 100 Persen pada 2027

Ekonomi Bisnis263 Dilihat

 

Palu, VivaSulut – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat sinergi untuk mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan koordinasi antara General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, dan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid di Kantor Gubernur Sulteng, Kamis (11/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila itu membahas evaluasi serta percepatan Program Listrik Desa (Lisdes) guna mewujudkan target rasio elektrifikasi 100 persen di Sulawesi Tengah pada Desember 2027.

Dalam pertemuan tersebut, PLN memaparkan capaian Program Lisdes Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2025. Hingga saat ini, sebanyak 84 lokasi telah berhasil dialiri listrik, sementara 10 lokasi lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan segera beroperasi.

PLN dan Pemprov Sulteng juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan guna memastikan seluruh pekerjaan sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Selain mengevaluasi program yang sedang berlangsung, kedua pihak membahas rencana Program Lisdes APBN Tahun 2026. Pada tahap pertama, program akan menjangkau 53 lokasi di Sulawesi Tengah. Sedangkan pada tahap kedua, sebanyak 157 lokasi direncanakan memperoleh akses listrik, termasuk pembangunan 31 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal untuk wilayah yang sulit dijangkau jaringan listrik konvensional.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa PLN berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

“Listrik bukan hanya tentang penerangan, tetapi juga menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Program Lisdes dapat berjalan sesuai target,” ujar Usman.

Menurutnya, PLN akan terus menghadirkan akses listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan hingga ke daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis maupun administratif.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyatakan dukungan penuh terhadap upaya PLN dalam memperluas akses listrik bagi masyarakat.

“Program Listrik Desa merupakan program yang sangat strategis karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap memberikan dukungan agar target rasio elektrifikasi 100 persen pada tahun 2027 dapat tercapai,” kata Anwar.

Melalui kolaborasi tersebut, PLN dan Pemprov Sulteng berharap pemerataan akses energi dapat semakin dipercepat sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke desa-desa terpencil di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

(***/Finda Muhtar)