Manado, VivaSulut – Komunitas perempuan PT PLN (Persero) UID Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) menggelar program “Srikandi Goes To School – Electricity for a Brighter Future” di SMA Eben Haezer Manado, Rabu (10/6/2026).
Melalui program tersebut, ratusan siswa mendapatkan edukasi mengenai transisi energi berkelanjutan, keselamatan penggunaan listrik, hingga pencegahan pelecehan seksual di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang bertujuan meningkatkan literasi generasi muda sekaligus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung masa depan energi bersih di Indonesia.
“Transformasi energi dan penguatan prinsip ESG bukan hanya tugas korporasi, melainkan tanggung jawab kolektif yang harus kita tanamkan sejak dini kepada generasi muda,” ujar Usman.
Menurutnya, edukasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek teknis kelistrikan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan keselamatan.
Dalam kegiatan tersebut, Srikandi PLN memperkenalkan konsep Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan energi ramah lingkungan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan listrik yang aman untuk mencegah risiko kecelakaan maupun kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak sesuai standar.
Srikandi Champion PLN UID Suluttenggo, Anggya Mangundap, memimpin jalannya kegiatan yang turut dihadiri jajaran manajemen PLN serta para guru dan tenaga pendidik.
Melalui program ini, PLN berharap lahir generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan, memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, serta siap menjadi agen perubahan dalam mendukung transisi energi nasional.
(***/Finda Muhtar)











