Minut, VivaSulut – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melintasi ruas jalan nasional yang menghubungkan Desa Pinenek, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, dengan Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung.
Imbauan tersebut disampaikan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara, Theodore Lumingkewas, menyusul terjadinya longsor yang menyebabkan badan jalan Pinenek Pinasungkulan terputus sepanjang kurang lebih 100 meter pada Minggu (7/6/2026).
Menurut Lumingkewas, lokasi longsor berada di wilayah Desa Pinenek dan saat ini tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki karena kondisi jalan yang terputus total.
“Kami mengimbau masyarakat Minahasa Utara yang akan menuju Kota Bitung maupun sebaliknya untuk sementara menggunakan jalur alternatif lain demi keselamatan. Lokasi longsor sangat berbahaya dan tidak bisa dilewati,” ujar Lumingkewas, menjawab VivaSulut.id.
Ia menjelaskan, BPBD Minahasa Utara saat ini sedang berkoordinasi dengan BPBD Kota Bitung untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal serta pemantauan kondisi di lokasi bencana.
Selain itu, karena ruas yang terdampak merupakan jalan nasional, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara agar penanganan dapat segera dilakukan.
“Kami akan berkoordinasi dengan Balai Jalan Sulawesi Utara karena ini merupakan jalan nasional. Harapannya perbaikan bisa segera dilakukan atau setidaknya dipasang rambu dan tanda larangan agar masyarakat tidak mencoba melintas di lokasi yang terdampak longsor,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara juga meminta masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak mendekati area longsor demi menghindari risiko kecelakaan maupun longsor susulan.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami meminta warga untuk mematuhi imbauan yang disampaikan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang tersedia sampai kondisi dinyatakan aman,” pungkas Lumingkewas.
(Finda Muhtar)








