Kunker di Pulau Kalama, Bupati Thungari Hadirkan Pasar Murah hingga Pengobatan Gratis

Sangihe21 Dilihat

Sangihe,VivaSulut — Kunjungan kerja Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari ke Pulau Kalama, Kecamatan Tatoareng, tidak hanya berfokus pada peninjauan sarang burung walet, tetapi juga menghadirkan berbagai pelayanan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menggelar pasar murah, pelayanan kesehatan gratis, serta penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang mampu.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sangihe, Marthin Pudihang, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau untuk membantu masyarakat Pulau Kalama.

“Untuk pasar murah kali ini kami menyediakan 50 karung beras SPHP ukuran 5 kilogram dengan harga Rp57.500, gula pasir 48 kilogram seharga Rp18.500 per kilogram, serta 12 baki telur dengan harga Rp65 ribu per baki,” jelas Pudihang.

Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan turut menambah stok berupa beras premium ukuran 2 kilogram dan minyak kelapa untuk dijual kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sangihe, Jullien Manangkalangi, menyampaikan bahwa bantuan perlengkapan sekolah diberikan berdasarkan kebutuhan yang telah didata sebelumnya oleh pihak sekolah.

“Kami menyiapkan 22 paket bantuan untuk siswa PAUD, SD, dan SMP berupa tas sekolah serta alat tulis bagi anak-anak yang membutuhkan,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sangihe juga menghadirkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga.

Koordinator pelayanan kesehatan, dr. Ellen Iyong, mengatakan hingga pelaksanaan kegiatan berakhir, sebanyak 151 warga telah mendapatkan layanan kesehatan.

“Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan gula darah serta pemberian obat bagi penderita asam urat dan hipertensi,” katanya.

Kehadiran rombongan Bupati di Pulau Kalama disambut secara adat oleh masyarakat setempat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda kebersamaan bersama warga pada malam hari.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kepulauan. (Nie)