Jakarta, VivaSulut – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali mencatat prestasi di tingkat nasional melalui keberhasilan RSUD Maria Walanda Maramis meraih tiga penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).
Capaian ini menjadi indikator kuat keberhasilan tata kelola layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam ajang tersebut, tiga penghargaan berhasil diraih, masing-masing TOP Pembina BUMD 2026 yang diberikan kepada Bupati Minut Joune Ganda atas komitmennya dalam membina peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Kemudian, TOP CEO BUMD 2026 diraih Direktur RSUD, Alain Beyah, atas kepemimpinan dan inovasi dalam pengelolaan rumah sakit.
Sementara itu, RSUD Maria Walanda Maramis sendiri memperoleh penghargaan TOP BUMD 2026 #Star 3 sebagai institusi dengan kinerja pelayanan publik yang dinilai unggul dan profesional.
Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Minut Novly Wowiling bersama Direktur RSUD.
Dalam kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran BUMD dan BLUD sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus ujung tombak pelayanan masyarakat.
“Kinerja yang baik harus dipertahankan. Tata kelola yang transparan dan inovasi yang adaptif adalah kunci bagi BUMD untuk menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.
Direktur RSUD, Alain Beyah, menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran tenaga kesehatan serta dukungan pemerintah daerah.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa dengan integritas dan kolaborasi, institusi daerah mampu bersaing di level nasional. Ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, dewan juri juga merekomendasikan manajemen RSUD untuk mengikuti program penguatan kapasitas pada akhir April 2026 guna meningkatkan kompetensi manajerial dan kualitas layanan.
Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai daerah yang kompetitif dengan orientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
(***/Finda)









