Internet di Sitaro dan Sangihe Bakal Lumpuh 9 Hari! Ini Penyebabnya

Manado, VivaSulut – Gangguan layanan telekomunikasi dipastikan akan terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe menyusul perbaikan kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Tengah.

Hal tersebut tertuang dalam surat resmi Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi tertanggal 26 Maret 2026.

Perbaikan dilakukan akibat terputusnya kabel submarine fiber optic pada segmen Tahuna–Melonguane.

Dalam surat bernomor 136/BAKTI.31/PI.02.01/03/2026 itu dijelaskan, langkah perbaikan partial cut dilakukan guna mencegah kerusakan lebih luas serta menjaga kualitas layanan telekomunikasi di wilayah terdampak.

Rangkaian pekerjaan perbaikan dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 25 April 2026.

Namun, gangguan layanan diperkirakan terjadi pada fase krusial Restoration/Marine Operation yang berlangsung selama 16–24 April 2026.

“Pada periode tersebut, layanan telekomunikasi dan informasi di kedua kabupaten akan mengalami putus sementara selama sembilan hari,” demikian isi pemberitahuan tersebut.

Perbaikan ini akan dilaksanakan oleh PT Len Telekomunikasi Indonesia selaku badan usaha pelaksana, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja, ketertiban lingkungan, serta koordinasi dengan aparat setempat.

Pihak BAKTI juga menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat dan pemerintah daerah, serta menegaskan upaya untuk meminimalkan gangguan selama proses berlangsung.

Surat tersebut ditujukan kepada sejumlah pihak, termasuk Bupati Kepulauan Sitaro, Bupati Kepulauan Sangihe, unsur TNI/Polri setempat, serta ditembuskan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Perbaikan jaringan Palapa Ring ini menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas nasional, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada infrastruktur kabel bawah laut untuk layanan komunikasi dan internet.

(Finda)