
Boltim, VivaSulut — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, mengajak masyarakat menjaga toleransi, persaudaraan, serta menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
Pesan itu disampaikannya saat menghadiri buka puasa bersama pemerintah dan masyarakat di Rumah Dinas Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (11/3/2026).
Kehadiran Gubernur bersama Ketua TP PKK Sulut Anik Yulius Selvanus disambut hangat oleh pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi dan warga di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara.
“Pertemuan sore ini bukan sekadar formalitas protokoler, melainkan sebuah momentum sakral untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh rasa persaudaraan yang telah lama terjalin,” kata Yulius.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah puasa mengandung banyak nilai kehidupan yang dapat menjadi pedoman bagi masyarakat maupun pemerintah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Ibadah puasa merupakan madrasah kehidupan yang mengajarkan nilai kejujuran dan disiplin bagi setiap insan,” ujarnya.
Menurutnya, jika nilai-nilai tersebut tertanam kuat dalam kehidupan masyarakat, maka kemajuan daerah akan lebih mudah dicapai.
Di kesempatan yang sama, Yulius mengajak masyarakat tetap menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat memecah persatuan.
“Semangat Torang Samua Basudara harus terus kita jaga dan rawat,” tambahnya.
Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan.
Seluruh tamu undangan duduk bersama menunggu waktu berbuka tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Pada akhir kegiatan, Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat Boltim serta menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa 1447 Hijriah.
Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan penuh keberkahan hingga meraih kemenangan pada Hari Raya Idul Fitri mendatang.
(***/Finda)










