
Jakarta, VivaSulut – Keberhasilan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, meraih gelar doktor menjadi puncak dari perjalanan akademik panjang yang ia tempuh selama bertahun-tahun.
Gelar tersebut resmi disandangnya setelah lulus ujian promosi doktor di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Rabu (4/3/2026).
Di balik capaian itu, Joune Ganda sebelumnya telah menyelesaikan tiga program magister (S2) di sejumlah perguruan tinggi ternama.
Pendidikan pascasarjana pertamanya ditempuh di Universitas Negeri Manado (UNIMA), tempat ia meraih gelar Magister Administrasi Publik (M.A.P.), yang memperkuat pemahaman tentang tata kelola pemerintahan dan kebijakan publik.
Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) pada Program Magister Manajemen.
Dari kampus ini, Joune Ganda memperdalam kemampuan manajerial serta strategi pembangunan ekonomi daerah, termasuk pengembangan sektor pariwisata.
Tak hanya di Sulawesi Utara, Joune juga menempuh studi Magister Sains (M.Si) di Universitas Indonesia melalui program Kajian Pengembangan Perkotaan di Sekolah Kajian Stratejik dan Global.
Studi tersebut memperluas perspektifnya dalam melihat pembangunan kawasan metropolitan dan integrasi kebijakan lintas wilayah.
Bekal tiga gelar magister itu menjadi fondasi kuat ketika ia melanjutkan studi doktoral di IPDN.
Dalam sidang promosi yang berlangsung di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Joune mempertahankan disertasi berjudul “Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Kawasan Metropolitan Bitung–Minahasa–Manado di Provinsi Sulawesi Utara.”
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pendekatan terpadu, koordinasi lintas daerah, serta harmonisasi regulasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata yang berkelanjutan.
Dewan penguji akhirnya menyatakan ia lulus dan berhak menyandang gelar doktor.
“Gelar doktor ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan amanah untuk lebih mengabdi demi masyarakat,” ujar Joune usai sidang.
Dengan latar tiga gelar magister dan satu doktor, Joune Ganda kini memadukan pengalaman praktis pemerintahan dengan landasan akademik yang komprehensif—mulai dari administrasi publik, manajemen, hingga kajian pembangunan perkotaan—untuk memperkuat arah pembangunan Minahasa Utara yang berbasis riset dan perencanaan ilmiah.
(***/Finda)










