• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
Viva Sulut

Viva Sulut

Suara Rakyat Sulawesi Utara

  • Beranda
  • Pemerintahan
    • Pemprov Sulut
    • DPRD Sulut
  • Daerah
    • Bitung
    • Bolaang Mongondow
    • Bolmong Selatan
    • Bolmong Utara
    • Bolmong Timur
    • Kotamobagu
    • Minahasa
    • Minahasa Selatan
    • Minahasa Tenggara
    • Minahasa Utara
    • Sangihe
    • Sitaro
    • Talaud
    • Tomohon
  • Hukum
  • Lingkungan
  • Isu Global
    • Nasional
    • Internasional
  • Advetorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
  • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber

GPC 2026 di Minahasa Utara Gaungkan Jurnalisme Pelindung Pesisir

Februari 23, 2026 by redaksi Tinggalkan Komentar

Minut, VivaSulut – Untuk pertama kalinya hajatan Green Press Community (GPC) digelar di luar Jawa. Agenda yang mempertemukan jurnalis dan banyak stakeholders lingkungan tahun ini digelar di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (7/2) 2026.

Agenda strategis yang diselenggarakan oleh The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) atau Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia ini menjadi tonggak penting bagi Sulawesi Utara. Sebab, dengan tema: “Jurnalisme Melindungi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil”, pertemuan ini bisa membuka perspektif dan kesadaran seluruh masyarakat bahwa Sulawesi Utara adalah wilayah kepulauan yang dominan wilayahnya adalah pesisir.

Ketua SIEJ Daerah Sulut, Finda Muhtar menyampaikan selamat datang kepada peserta dari luar daerah, khususnya pengurus SIEJ yang datang dari 26 Provinsi di Indonesia.

“GPC 2026 ini pertama kalinya diselenggarakan di luar Pulau Jawa,” katanya.

Finda menyebut perjalanan SiEJ simpul Sulut tidak mudah semenjak 25 Juli 2014. “SIEJ simpul Sulut Sulut hadir dari lokakarya dengan tema besar: kebijakan pembangunan di darat dan dampaknya pesisir laut,” terangnya.

Finda berharap para pemangku kepentingan daerah di Sulut dapat memperhatikan lingkungan, dan tidak gegabah dalam kebijakan.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat memihak kepada lingkungan, dan berkelanjutan,” ujar Finda.

Sementara Ketua Umum SIEJ, Joni Aswira mengatakan kegembiraan GPC di Sulut dihadiri seluruh lapisan masyarakat: jurnalis, akademisi, pegiat lingkungan, LSM, siswa, dan pemerintah.

.”Mengharukan, betapa gelaran Iven ini disambut dengan antusias,” terangnya.

Menurutnya GPC hadir untuk membicarakan kelangsungkan bumi. Spiritnya adalah jurnalis, pemerintah, NGO, dan lainnya karena tidak mampu jika berjalan sendiri.

“Kita harus bahu membahu di tengah ancaman terhadap ekologi di depan mata kita,” tukasnya.

Di indonesia saat ini, kata Aswira, ancaman-ancaman itu nyata di berbagai daerah. Seperti bencana Sumatera, sebagai dampak perubahan iklim. Bencana ekologis nyata bagi seluruh masyarakat, belum lagi ancaman krisis pangan.

“Itu semua kami yakin banyak didalangi ulah manusia itu sendiri,” ujar Joni.

“Dengan hadirnya GPC menjadi kolaborasi semua pihak mencari solusi dalam menyelamatkan bumi,” kata Joni menambahkan.

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda yang hadir sekaligus membawakan materi mengaku sadar bahwa pembangunan dan kemajuan pengetahuan akan berdampak buruk bagi alam (ekologi).

“Pertanyaannya, apakah kita harus meninggalkan bumi begitu saja? Saya meyakini bumi lebih baik dari planet lain. Makanya harus diselamatkan dengan bijak mengelola kekayaan bumi,” jelasnya.

Menurut Bupati Joune, pengaruh jurnalisme dapat menjadi jalan perbaikan bagi bumi.

“Saya sangat senang karena ini membahas tentang pulau-pulau (kecil), karena di sekitar kita banyak pulau yang hilang bahkan dihilangkan,” ungkap Joune seraya menyebut Minahasa Utara memiliki 40 pulau kecil yang perlu effort lebih untuk menjaganya.

Sekadar informasi pembukaan GPC 2026 di Minahasa Utara ini diawali dengan tarian Tetengkoren yang dibawakan Sanggar Trisan Kinaskas Tomohon.

GPC 2026 ini disokong penuh sejumlah NGO lingkungan antar lain Satya Bumi, Greenpeace, Celios, Trend Asia, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Climateworks, Pulitzer Centre, International Media Support (IMS), Global Buildings Performance Network (GBPN), Indonesian Data Journalism Network (IDJN), Yayasan Masarang, dan Indigenous Peoples and Local Community Conserved Area and Territory (ICCAs).

Ditempatkan di bawah: Berita Utama, Minahasa Utara

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Recent Posts

  • Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario ‘Perang’
  • Wawali Rendy Mangkat Hadiri HLM TPID dan TP2ED di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut
  • Cegah Dini Kenakalan Remaja, Kejari Talaud Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah
  • Anak Muda Mandolokang Bersatu Galang Donasi untuk Korban Banjir Bandang di Pulau Siau
  • Wabup Ingatkan MBG di Bolmut Harus Memenuhi Gizi

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Februari 2026

Categories

  • Berita Utama
  • Bitung
  • Bolaang Mongondow
  • Bolmong Utara
  • Ekonomi Bisnis
  • Internasional
  • Kotamobagu
  • Minahasa Selatan
  • Minahasa Utara
  • Pemprov Sulut
  • Sangihe
  • Sitaro
  • Talaud

Footer

Design

With an emphasis on typography, white space, and mobile-optimized design, your website will look absolutely breathtaking.

Learn more about design.

Content

Our team will teach you the art of writing audience-focused content that will help you achieve the success you truly deserve.

Learn more about content.

Strategy

We help creative entrepreneurs build their digital business by focusing on three key elements of a successful online platform.

Learn more about strategy.

Copyright © 2026 · Genesis Sample on Genesis Framework · WordPress · Catat masuk