Bupati Joune Ganda Bawa Nama Minahasa Utara ke Panggung Dunia, Paparkan Strategi Pencegahan Konflik di Kongres UCLG Maroko

 

Maroko, VivaSulut – Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, kembali mengharumkan nama daerah di panggung internasional.

Sebagai anggota Executive Bureau United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), Joune Ganda dipercaya menjadi pembicara dalam forum bergengsi UCLG World Congress 2026–Asia Pacific Assembly yang berlangsung di Palace of Arts and Culture, Kota Tangier, Maroko, Selasa (23/6/2026) waktu setempat.

Dalam sesi Key Priorities Area Intervention, Joune Ganda secara khusus membahas isu Conflict Prevention atau pencegahan konflik, sebuah tema yang kini menjadi perhatian utama berbagai pemerintah daerah di dunia dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan berkelanjutan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Joune Ganda untuk berbicara di forum global tersebut menjadi bukti pengakuan dunia internasional terhadap kepemimpinan dan praktik tata kelola pemerintahan yang dijalankan di Kabupaten Minahasa Utara.

 

Suasana ruang conference UCLG ASPAC  di Kota Tangier, Maroko, Selasa (23/6/2026).
Suasana ruang conference UCLG ASPAC di Kota Tangier, Maroko, Selasa (23/6/2026).

“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tidak menunggu konflik terjadi untuk bertindak. Perdamaian harus dibangun sejak dini melalui kepemimpinan yang hadir, responsif, dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat,” ujar Joune Ganda dalam paparannya.

Forum UCLG World Congress 2026 sendiri merupakan ajang pertemuan para pemimpin pemerintah daerah dan regional dari berbagai negara untuk membahas masa depan pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, serta penguatan tata kelola pemerintahan lokal.

Sementara Asia Pacific Assembly menjadi ruang strategis bagi pemerintah lokal di kawasan Asia-Pasifik untuk menyampaikan pengalaman dan kontribusi kebijakan daerah dalam agenda global.

Kehadiran Joune Ganda tidak hanya mewakili Kabupaten Minahasa Utara, tetapi juga membawa suara Indonesia dalam jejaring diplomasi pemerintah lokal dunia.

Posisinya sebagai anggota Executive Bureau UCLG ASPAC menegaskan bahwa Minahasa Utara kini menjadi bagian penting dalam percakapan global terkait pembangunan perdamaian, tata kelola pemerintahan, dan penguatan kohesi sosial.

Prestasi Minahasa Utara di tingkat dunia semakin diperkuat dengan masuknya daerah ini sebagai salah satu dari lima finalis UCLG Peace Prize 2026, penghargaan internasional yang diberikan kepada pemerintah daerah yang berhasil membangun dan menjaga perdamaian di wilayahnya.

Berdasarkan pengumuman resmi UCLG pada Mei 2026, Minahasa Utara terpilih bersama empat daerah dari Kenya, Ekuador, Brasil, dan Sudan Selatan sebagai finalis terbaik dunia.

Program North Minahasa Regency Peace Initiative dinilai berhasil menghadirkan model pencegahan konflik antarumat beragama melalui tata kelola pemerintahan yang inklusif.

Inisiatif tersebut mengintegrasikan dialog lintas agama, pendidikan toleransi bagi generasi muda, fasilitasi transparan pembangunan rumah ibadah, serta berbagai kegiatan budaya yang memperkuat harmoni sosial dalam satu kebijakan yang berkelanjutan.

Pencapaian ini menjadi pengakuan internasional atas komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Joune Ganda dalam menjaga kerukunan masyarakat yang majemuk.

Di tengah berbagai tantangan global yang memicu perpecahan sosial, Minahasa Utara justru tampil sebagai contoh daerah yang berhasil menjadikan keberagaman sebagai kekuatan pembangunan.

Keikutsertaan Joune Ganda dalam forum dunia tersebut sekaligus mempertegas posisi Minahasa Utara sebagai daerah yang tidak hanya fokus pada pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga berkomitmen membangun fondasi perdamaian yang kuat bagi generasi mendatang.

Kini, perhatian dunia tertuju pada Tangier, Maroko, tempat para finalis mempresentasikan inisiatif perdamaian mereka.

Minahasa Utara pun berpeluang menorehkan sejarah baru dengan membawa pulang UCLG Peace Prize 2026, sebuah penghargaan yang akan semakin mengukuhkan daerah ini sebagai salah satu model pembangunan perdamaian di tingkat global.

(ADV/Kominfo Minut)