PLN UID Suluttenggo Gelar Safety Alignment Serentak, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja hingga Lini Operasional

Ekonomi Bisnis978 Dilihat

Manado, VivaSulut – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui kegiatan Safety Alignment With Leader yang digelar serentak di seluruh unit pelaksana, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini bertujuan memastikan standar keselamatan kerja diterapkan secara konsisten, termasuk oleh petugas yang berada di garis depan pelayanan kelistrikan.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Wahyu Prasetyo, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran manajemen, pegawai, dan mitra kerja PLN.

Sejumlah agenda dilaksanakan, mulai dari apel gelar pasukan dan peralatan kerja, pemeriksaan kelayakan Alat Pelindung Diri (APD), hingga pengecekan peer-to-peer untuk memastikan kesiapan personel dan peralatan sebelum digunakan dalam pekerjaan.

Dalam arahannya, Wahyu menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama yang tidak dapat dikompromikan dalam seluruh aktivitas operasional PLN.

“Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Saya menegaskan kepada seluruh insan PLN UID Suluttenggo untuk disiplin menjalankan prosedur, mengendalikan risiko, dan berani menghentikan pekerjaan yang tidak aman. Tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia. Listrik harus tetap andal, dan setiap pekerja harus pulang dengan selamat,” tegas Wahyu.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan pimpinan dalam mengawal penerapan K3. Para pemimpin di setiap tingkatan diminta turun langsung memastikan kesiapan peralatan, mengawasi pelaksanaan pekerjaan, serta membangun kepedulian antarpersonel melalui prinsip saling mengingatkan dan melindungi.

PLN UID Suluttenggo turut memperkuat empat pilar budaya K3 dalam kegiatan operasional. Pilar tersebut mencakup kepemimpinan dan komitmen terhadap keselamatan, identifikasi serta pencegahan risiko, kelayakan peralatan dan APD, serta kepedulian bersama di lingkungan kerja.

Penerapan empat pilar tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari prosedur formal, tetapi juga membentuk kebiasaan kerja yang mengutamakan keselamatan.

Pemeriksaan melalui metode peer-to-peer check menjadi salah satu langkah untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini. Pemeriksaan ini memastikan personel pelayanan teknik di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP) bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Melalui penguatan budaya K3 tersebut, PLN UID Suluttenggo menargetkan terciptanya lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung keandalan pelayanan listrik kepada masyarakat.

Komitmen ini sejalan dengan prinsip Operational Excellence dan upaya mewujudkan Zero Harm Zero Loss, dengan memastikan keselamatan pekerja tetap menjadi perhatian utama dalam setiap proses bisnis perusahaan.

(***/Finda Muhtar)