PLN dan DPRD Banggai Bahas Percepatan Listrik Desa, Pulau Tembang Jadi Prioritas

Ekonomi Bisnis444 Dilihat

Luwuk, VivaSulut – Upaya memperluas akses listrik ke wilayah pelosok Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menjadi fokus audiensi antara PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Luwuk dan Wakil Ketua I DPRD Banggai, Wardani Murad Husain, Jumat (6/11/2026).

Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan elektrifikasi desa-desa yang belum menikmati layanan listrik, termasuk Desa Samma Jatem, khususnya masyarakat yang bermukim di kawasan kepulauan Pulau Tembang.

Dalam audiensi itu, PLN memaparkan kondisi kelistrikan di Kabupaten Banggai, tantangan geografis wilayah kepulauan dan pelosok, serta kesiapan infrastruktur dan aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam pengembangan jaringan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Wahyu Prasetyo, mengatakan pemerataan akses listrik membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, terutama dalam mengatasi kendala geografis dan teknis di lapangan.

“PLN berkomitmen penuh untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok. Sinergi bersama DPRD dan Pemerintah Kabupaten Banggai ini menjadi kunci krusial untuk mengatasi berbagai tantangan geografis dan teknis di lapangan. Kami percaya bahwa akses listrik bukan sekadar penerangan, melainkan pendorong utama roda perekonomian, pendidikan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di pelosok,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Luwuk, Ridwan Bogie Rismawan, menekankan pentingnya penyelarasan data dan pemetaan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan langkah elektrifikasi.

Menurutnya, komunikasi dengan pemerintah daerah dan legislatif diperlukan agar perencanaan program benar-benar sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah yang belum terjangkau listrik.

“Melalui audiensi ini, kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat bersama DPRD Kabupaten Banggai dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini penting untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara presisi, memperoleh data yang akurat, serta mengupayakan langkah tindak lanjut yang tepat dalam menghadirkan listrik bagi desa-desa yang belum berlistrik,” kata Ridwan.

Sebagai tindak lanjut, PLN UP3 Luwuk bersama tim teknis akan melakukan survei lapangan untuk memetakan jalur distribusi, potensi kebutuhan listrik, serta menentukan teknologi yang paling sesuai.

Opsi yang akan dikaji mencakup perluasan jaringan listrik dari sistem yang sudah ada atau grid extension, maupun pemanfaatan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui sistem komunal untuk wilayah kepulauan.

Dukungan DPRD Banggai diharapkan turut mempercepat proses perencanaan dan pengusulan program Listrik Desa (Lisdes), sehingga pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.

Kolaborasi PLN, DPRD, dan Pemerintah Kabupaten Banggai ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemerataan akses energi. Kehadiran listrik di wilayah yang belum terjangkau diharapkan dapat membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan masyarakat.

(***/Finda Muhtar)