Dinkes Sangihe Catat Tren Positif, Kasus Stunting Turun Dari 80 Menjadi 73

Sangihe115 Dilihat

Sangihe, VivaSulut— Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), jumlah kasus stunting pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 73 kasus, turun tujuh kasus dibandingkan Februari 2026 yang mencapai 80 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, mengatakan penurunan tersebut menjadi perkembangan positif dalam pelaksanaan berbagai upaya pencegahan dan penanganan stunting di daerah.

“Jumlah ini menurun dibanding dengan data e-PPGBM pada bulan Februari 2026 lalu, yakni di angka 80 kasus,” ungkap Pasandaran

Ia menjelaskan, penurunan tersebut tidak terlepas dari berbagai intervensi yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan pertumbuhan balita, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi pemenuhan gizi bagi keluarga.

Meski demikian, menurutnya, upaya menekan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Diperlukan keterlibatan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader, keluarga, serta masyarakat agar program yang dijalankan dapat memberikan hasil lebih maksimal.

Pasandaran menegaskan, Dinas Kesehatan akan terus memperkuat langkah pencegahan melalui peningkatan pelayanan bagi ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi mengenai pola asuh dan pentingnya asupan gizi seimbang sejak masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Selain intervensi kesehatan, kesadaran keluarga dalam memperhatikan kebutuhan gizi dan perkembangan anak juga menjadi faktor penting untuk mencegah munculnya kasus stunting baru.

Ia berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan semakin diperkuat sehingga tren penurunan kasus stunting di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat terus dipertahankan.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kita berharap setiap anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik tanpa stunting,” pungkasnya.