Gorontalo, VivaSulut – Sebanyak 209 janda dhuafa menerima bantuan sembako dari Yayasan Baitul Maal (YBM) bersama Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 16 Oktober 2026 menjangkau 59 penerima, sementara tahap kedua digelar pada 29 Oktober 2026 dengan jumlah 150 penerima manfaat. Kegiatan tahap kedua dipusatkan di Aula Kantor PLN UP3 Gorontalo.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan PLN terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi YBM dan PIKK diharapkan dapat memperluas manfaat program sosial sekaligus mempererat hubungan PLN dengan masyarakat.
“Melalui kolaborasi YBM dan PIKK PLN UP3 Gorontalo dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-81, kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan sembako yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh sebagai bagian dari kepedulian insan PLN kepada masyarakat,” ujar Hanggoro.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Wahyu Prasetyo, mengapresiasi inisiatif sosial tersebut. Menurutnya, peringatan HLN tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan pencapaian PLN di bidang kelistrikan, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
“Perayaan Hari Listrik Nasional ke-81 ini menjadi momentum yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan kembali peran PLN yang tidak hanya menghadirkan terang melalui energi listrik, tetapi juga menghadirkan kehangatan lewat kepedulian sosial. Kami sangat mengapresiasi sinergi YBM dan PIKK PLN UP3 Gorontalo yang konsisten menebar manfaat. Semoga ketulusan ini membawa berkah bagi masyarakat sekaligus penyemangat bagi seluruh insan PLN dalam menjalankan misi pelayanan terbaik bagi negeri,” ungkap Wahyu.
Ketua YBM PLN UP3 Gorontalo, Nazarudin Junus, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN UP3 Gorontalo yang dihimpun dan dikelola melalui YBM.
Ia berharap penyaluran bantuan secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat sekaligus menjadi bukti bahwa dana kebajikan pegawai PLN memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, dana yang dihimpun dari para pegawai dapat disalurkan secara berkelanjutan melalui berbagai program sosial, termasuk kolaborasi bersama PIKK PLN UP3 Gorontalo ini. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan berkah dan meringankan beban para penerima,” kata Nazarudin.
Salah seorang penerima bantuan, Santi Rahman, warga Desa Bongohulawa, Kecamatan Tilongkabila, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan sembako tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Saya sebagai penerima bantuan YBM PLN mengucapkan terima kasih banyak. Bantuan ini sangat berarti dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari kami. Harapan saya, semoga PLN semakin jaya, sukses, dan program mulia seperti ini dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutur Santi.
Melalui kegiatan ini, YBM dan PIKK PLN UP3 Gorontalo berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat kepedulian sosial insan PLN terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
(***/Finda Muhtar)











