Sangihe,VivaSulut— Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Pemilihan Kapitalaung (Kepala Desa) Kampung Kalekube, Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (21/10/2026). Warga terlihat mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) sejak pagi untuk menggunakan hak pilih dalam menentukan pemimpin kampung.
Pemungutan suara yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WITA itu berjalan aman dan kondusif. Bahkan, sejak pukul 06.30 WITA, masyarakat sudah terlihat berada di sekitar lokasi pemungutan suara.
Penjabat (Pj) Kapitalaung Kalekube Inal J. Mamondol, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara berlangsung dengan baik, didukung antusiasme masyarakat yang datang menyalurkan hak pilihnya.
Ia berharap, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi tersebut tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah, tetapi justru semakin memperkuat hubungan persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Siapa pun calon yang terpilih, masyarakat harus tetap menjaga tali persaudaraan. Berbeda pilihan itu hal yang biasa,” ungkap Mamondol.
Berdasarkan data pemilihan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kampung Kalekube tercatat sebanyak 806 pemilih. Sebanyak 709 surat suara digunakan dan 118 surat suara tersisa. Sementara itu, tidak terdapat surat suara rusak.
Pemilihan ini diikuti empat calon Kapitalaung, yakni Surtini Makapedua dengan nomor urut 1, Meythran E. Sanggel nomor urut 2, Etmon Bialelang nomor urut 3, dan Harjumiyanti Barik nomor urut 4.
Sementara itu, berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 2 Meythran E. Sanggel memperoleh 285 suara. Disusul calon nomor urut 3 Etmon Bialelang dengan 163 suara, calon nomor urut 4 Harjumiyanti Barik memperoleh 156 suara dan calon nomor urut 1 Surtini Makapedua meraih 104 suara.
Pelaksanaan pemilihan tersebut menjadi bagian dari proses demokrasi di tingkat kampung, ketika masyarakat diberikan ruang untuk menentukan pemimpin sesuai pilihan masing-masing.
Dengan berakhirnya pemungutan suara, masyarakat diharapkan tetap menjaga suasana aman dan harmonis serta menghormati pilihan satu sama lain demi keberlangsungan kehidupan bermasyarakat yang rukun di Kampung Kalekube. (Nie)









