Pasar Rakyat Manganitu Raih Posisi Tiga Regional Timur, Keamanan Pangan Jadi Sorotan

Sangihe149 Dilihat

Sangihe, VivaSulut— Pasar Rakyat Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe, berhasil meraih peringkat III dalam Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Regional Timur. Prestasi ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat keamanan pangan sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan yang aman dan layak dikonsumsi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Treenov Toufan Pontoh, Selasa (20/10/2026).

Capaian ini menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya penerapan prinsip keamanan pangan di pasar tradisional yang menjadi salah satu pusat pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Kepala Disperindag Kabupaten Kepulauan Sangihe Treenov Toufan Pontoh, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat, terutama dalam menjaga keamanan pangan yang beredar.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mendorong pengelolaan pasar yang lebih baik. Keamanan pangan merupakan hal penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat sebagai konsumen,” ujarnya.

Menurut Toufan, upaya mewujudkan pasar pangan yang aman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, pengelola pasar, pedagang hingga masyarakat perlu memiliki kesadaran dan komitmen bersama dalam menjaga kualitas bahan pangan yang diperjualbelikan.

Karena itu, pembinaan kepada pedagang dan pengawasan terhadap peredaran pangan perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak hanya mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah, tetapi juga merasa aman saat berbelanja.

“Kami berharap capaian Pasar Rakyat Manganitu ini tidak hanya menjadi prestasi dalam lomba, tetapi juga menjadi komitmen bersama untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan yang dijual. Kami akan terus mendorong edukasi kepada pedagang serta meningkatkan pengawasan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berbelanja,” tambahnya.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pasar-pasar rakyat lainnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk meningkatkan kebersihan, kualitas pengelolaan, serta penerapan standar keamanan pangan.

Dengan demikian, pasar tradisional tidak hanya berfungsi sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang perdagangan yang sehat, nyaman, dan mampu memberikan perlindungan kepada konsumen secara berkelanjutan. (Nie)