Dukung Program 3 Juta Rumah, PLN Gandeng APERSI dan BTN Percepat Akses Listrik Perumahan di Sulteng

Ekonomi Bisnis1096 Dilihat

Palu, VivaSulut – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu memperkuat sinergi dengan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Tengah serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Cabang Palu untuk mendukung percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi yang digelar di Palu pada Selasa (20/10/2026), sebagai bagian dari upaya mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.

Sinergi ketiga pihak diarahkan untuk mempercepat elektrifikasi kawasan perumahan sekaligus menyelaraskan pembangunan hunian, kesiapan jaringan listrik, dan akses pembiayaan bagi masyarakat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Wahyu Prasetyo, menegaskan bahwa ketersediaan listrik yang andal dan tepat waktu menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan kawasan perumahan.

“PLN berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia tenaga listrik, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi para pengembang dan lembaga keuangan. Melalui sinergi bersama APERSI dan Bank BTN, kami ingin memastikan bahwa setiap kawasan perumahan yang dibangun di Sulawesi Tengah dapat langsung menikmati akses listrik yang andal, aman, dan memadai sejak awal penyerahan unit kepada masyarakat,” ungkap Wahyu.

Melalui kerja sama ini, PLN, APERSI, dan BTN berupaya mengintegrasikan peran masing-masing dalam ekosistem perumahan. APERSI berperan dalam pembangunan hunian, BTN mendukung akses pembiayaan, sedangkan PLN memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan kelistrikan.

Koordinasi tersebut mencakup pemetaan kebutuhan daya sejak tahap awal pengusulan lokasi perumahan, identifikasi kesiapan jaringan listrik, hingga penyelarasan jadwal pembangunan.

Langkah ini diharapkan dapat membuat proses penyambungan listrik baru berjalan lebih terencana dan efisien, sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas listrik ketika rumah siap dihuni.

Selain memperkuat koordinasi dengan pengembang, PLN juga mendorong pemanfaatan layanan digital untuk mempermudah pengajuan kebutuhan kelistrikan.

Wahyu mengatakan, aplikasi PLN Mobile dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pengembang untuk mengajukan pemasangan listrik baru, perubahan daya, serta memantau proses pelayanan.

“Kami terus mendorong pemanfaatan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi digital terintegrasi. Baik pengembang maupun masyarakat kini dapat mengajukan permohonan pasang baru, perubahan daya, hingga memantau proses pelayanan secara riil, cepat, dan transparan dari mana saja,” jelasnya.

Kolaborasi PLN, APERSI, dan BTN ini diharapkan dapat mendukung percepatan penyediaan hunian layak dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti dan perekonomian daerah di Sulawesi Tengah.

Melalui kesiapan infrastruktur kelistrikan dan koordinasi lintas sektor, pembangunan kawasan perumahan diharapkan semakin terintegrasi sehingga kebutuhan hunian masyarakat dapat terpenuhi dengan dukungan layanan dasar yang memadai.

(***/Finda Muhtar)