PLN Gandeng 107 Koperasi Merah Putih, Permudah Layanan Pembayaran Listrik Warga

Ekonomi Bisnis293 Dilihat

Sukoharjo, VivaSulut – PT PLN (Persero) memperluas kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah bergabung dalam pengembangan layanan tersebut dengan total lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan.

Kolaborasi ini membuka peluang usaha bagi koperasi sekaligus mendekatkan akses layanan kelistrikan kepada masyarakat, sehingga warga tidak perlu pergi jauh untuk membayar tagihan atau membeli token listrik.

Dukungan tersebut disampaikan dalam agenda pemantauan operasionalisasi KDKMP di wilayah Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan KDKMP diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk PLN, diperlukan agar koperasi mampu menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat.

“Kini bayar listrik tak perlu jauh-jauh lagi. KDKMP resmi melayani pembayaran listrik untuk kemudahan dan kenyamanan seluruh warga desa,” katanya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan dukungan terhadap KDKMP dilakukan melalui penyediaan pasokan listrik yang andal serta pengembangan layanan kelistrikan yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi koperasi.

“PLN all out mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik,” ujar Darmawan.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat membantu koperasi mengembangkan sumber pendapatan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kelistrikan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan layanan Payment Point Online Bank (PPOB) memungkinkan KDKMP menjadi tempat transaksi pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

Menurut Rozy, pengembangan layanan ini terus dilakukan melalui koordinasi dengan koperasi dan unit PLN di berbagai wilayah.

Hingga Oktober 2026, keterlibatan 107 KDKMP dengan lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pusat pelayanan masyarakat.

PLN berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas, baik melalui kemudahan transaksi listrik bagi warga maupun peluang pendapatan tambahan bagi koperasi desa dan kelurahan.

(***/Finda Muhtar)