PLN dan Pemkab Morowali Hadirkan Listrik 24 Jam di Ulunambo dan Paku

Ekonomi Bisnis793 Dilihat

Morowali, VivaSulut – Masyarakat di wilayah kepulauan Ulunambo dan Paku, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, kini dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam penuh setelah sebelumnya hanya menyala 12 jam sehari.

Peningkatan layanan ini diwujudkan melalui sinergi PT PLN (Persero) dan Pemerintah Kabupaten Morowali, ditandai dengan peresmian gedung baru Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Ulunambo sekaligus pengoperasian listrik 24 jam di PLTD Ulunambo, Kecamatan Menui Kepulauan, dan PLTD Paku, Kecamatan Bungku Selatan.

Peresmian dipusatkan di gedung baru PLTD Ulunambo, Desa Ulunambo, Sabtu (10/10/2026), dan dipimpin Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Wahyu Prasetyo, mengatakan peningkatan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memperluas pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.

Menurutnya, ketersediaan listrik sepanjang hari diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung pendidikan dan pelayanan publik.

“Pengoperasian PLTD Ulunambo dan PLTD Paku selama 24 jam merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang semakin merata dan andal. Kami berharap ketersediaan listrik sepanjang hari ini dapat mendorong roda ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wahyu.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, mengapresiasi langkah PLN dalam meningkatkan pelayanan kelistrikan di wilayah kepulauan.

Ia menilai, layanan listrik 24 jam menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menunjang pelayanan publik, serta membuka peluang usaha produktif.

“Pengoperasian listrik 24 jam ini adalah lompatan besar bagi masyarakat Ulunambo dan Paku. Pemkab Morowali akan terus bergandengan tangan dengan PLN agar manfaat pembangunan ini dirasakan merata hingga ke pelosok pulau,” kata Iksan.

Peningkatan layanan tersebut didukung penambahan kapasitas pembangkit di PLTD Ulunambo. Sebelumnya, pembangkit ini memiliki daya mampu 660 kilowatt (kW), dengan total kapasitas mesin terpasang 800 kW. Beban puncaknya berkisar 490–500 kW.

Untuk mendukung operasional selama 24 jam, PLN menambah dua unit mesin pembangkit baru dengan kapasitas masing-masing 500 kW. Dengan demikian, terdapat tambahan kapasitas terpasang sebesar 1.000 kW atau 1 megawatt (MW).

Penambahan kapasitas ini diharapkan memperkuat keandalan pasokan sekaligus menyediakan cadangan daya untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu, Ansar, mengatakan keberhasilan peningkatan layanan tersebut merupakan hasil kerja tim PLN di lapangan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya.

“Jika sebelumnya masyarakat hanya menikmati listrik selama 12 jam, kini listrik tersedia 24 jam dengan tambahan kapasitas 1 MW. PLN UP3 Palu berkomitmen menjaga keandalan pembangkit, melakukan pemeliharaan jaringan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujar Ansar.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Morowali Iriane Ilyas, Kapolres Morowali Reza Khomeini, Dandim 1311/Morowali Boyke Baja Imanuel Sirait, Kajari Morowali Nurdin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan tokoh adat setempat.

(***/Finda Muhtar)