El Nino dan Karhutla Berkepanjangan, Sekda Minut Pimpin Doa Bersama Pemkab dan Tokoh Lintas Agama

Minahasa Utara1342 Dilihat

Minut, VivaSulut – Kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di wilayah Minahasa Utara mendorong Pemkab Minut bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) menggelar doa bersama.

Doa bersama tersebut berlangsung di Atrium Kantor Bupati Minut, Senin (5/10/2026), sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi dampak El Nino dan kondisi tanggap darurat bencana yang tengah dihadapi daerah.

Doa dipimpin Psr. Johanis Pinontoan Pr., H. Baidlowi dan Pdt. Garieth Sigarlaki. Ketiganya mendoakan kondisi iklim, keselamatan masyarakat serta harapan agar hujan segera turun di wilayah Minahasa Utara.

Sekda Minut Novly Wowiling yang hadir mewakili Bupati Joune Ganda mengatakan, dampak cuaca panas berkepanjangan mulai dirasakan masyarakat dalam berbagai bentuk, mulai dari kekeringan, Karhutla, kekurangan air bersih hingga meningkatnya kasus ISPA dan kenaikan harga sejumlah bahan pokok.

“Keprihatinan dan doa bersama menjadi hal yang sangat penting dilakukan sebab semua potensi sudah dikerahkan untuk menghadapi El Nino ini. Terima kasih banyak untuk doa yang sudah digelar. Semoga doa kita didengar dan Tuhan memberikan berkah berupa hujan di wilayah Minut,” ujar Wowiling.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penanganan bersama, baik melalui langkah teknis pemerintah maupun dukungan masyarakat.

Dampak El Nino di Minahasa Utara juga dirasakan di sektor pertanian. Sejumlah sentra pertanian warga dilaporkan mengalami gagal panen. Selain itu, kondisi cuaca ekstrem turut diikuti kejadian Karhutla, puting beliung serta kebakaran rumah dan bangunan warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Minut, Usman, mengatakan doa bersama menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat dalam menghadapi fenomena alam yang sulit dihindari.

“Doa bersama penting dilakukan mengingat ini fenomena alam yang tidak bisa dihindari. Sebagai orang yang bertaqwa, kita harus tetap mengandalkan Tuhan. Damkar Minut sebagai instansi teknis tetap maksimal untuk menghadapi kondisi ini,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para asisten, kepala perangkat daerah dan jajaran Pemkab Minut.

(***/Finda Muhtar)