PLN dan Mitra Perkuat Desa Sidera Hadapi Risiko Bencana

Minahasa Utara794 Dilihat

Sigi, VivaSulut – PT PLN (Persero) UP3 Palu bersama sejumlah pihak memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana melalui Program Desa Siaga Bencana di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Program tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Kesiapsiagaan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sidera, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Siaga Bencana PLN Suluttenggo 2026. PLN berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), UN Women serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi.

Sosialisasi dibuka Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae. Ia menilai kesiapsiagaan bencana tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dan keluarga.

“Kesiapsiagaan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi dan gotong royong seperti ini sejalan dengan semangat Pancasila, khususnya dalam membangun kepedulian dan kebersamaan di tingkat akar rumput,” ujar Rizal.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan sejumlah materi terkait kebencanaan, mulai dari pengenalan ilmu bumi, sistem peringatan dini atau early warning system, keluarga tangguh bencana hingga konsep desa tangguh bencana.

Materi lainnya membahas kepemimpinan perempuan serta ketangguhan masyarakat yang responsif dan inklusif.

Manajer PLN UP3 Palu Ansar mengatakan, Program Desa Siaga Bencana merupakan bagian dari komitmen PLN untuk berkontribusi dalam penguatan kapasitas masyarakat, tidak hanya ketika bencana terjadi tetapi juga melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan.

“Melalui Program Desa Siaga Bencana, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin siap dan mandiri. Bagi PLN, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga keandalan listrik, tetapi juga memperkuat ketangguhan sosial masyarakat,” kata Ansar.

Ia menambahkan, momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat pentingnya persatuan dan kepedulian dalam menghadapi risiko bencana.

“Melalui kolaborasi ini, PLN bersama para mitra berupaya menghadirkan aksi nyata agar masyarakat semakin tangguh, inklusif, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kemenko PMK, UN Women, PLN UP3 Palu, Pemkab Sigi, BPBD, Forkopimda, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Sigi, pemerintah Desa Sidera serta akademisi Universitas Tadulako.

Melalui program ini, masyarakat Desa Sidera diharapkan mampu menerapkan pengetahuan mitigasi bencana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk mengenali potensi bahaya, memahami sistem peringatan dini dan menyiapkan jalur evakuasi.

(***/Finda Muhtar)