TP-PKK Sangihe Borong Dua Gelar Juara di Lomba Cipta Menu B2SA Sulut 2026

Sangihe187 Dilihat

Sangihe,VivaSulut — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam Lomba Cipta Menu Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 yang digelar di Manado, Selasa (22/9/2026), TP-PKK Sangihe sukses membawa pulang dua gelar juara sekaligus.

Dari tiga kategori yang diperlombakan, Sangihe berhasil meraih Juara I Kategori Kudapan dan Juara II Kategori Pangan Strategis.

Prestasi tersebut menjadi capaian membanggakan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe, sekaligus menunjukkan kreativitas TP-PKK dalam mengolah berbagai potensi pangan lokal menjadi sajian yang memenuhi prinsip beragam, bergizi, seimbang dan aman.

Lomba yang diikuti 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara ini menjadi ruang bagi masing-masing daerah untuk menampilkan inovasi dalam pemanfaatan pangan lokal sekaligus mendorong pola konsumsi pangan yang lebih sehat di tingkat keluarga.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara dan turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara bersama jajaran pengurus, serta unsur Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Badan Gizi Nasional Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam proses penilaian, sajian TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe dinilai langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara bersama tim penilai.

Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry Thungari Soeyoenus, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keikutsertaan Sangihe pada ajang tersebut.

Menurutnya, capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah pangan lokal Sangihe.

“Keberhasilan tersebut juga merupakan hasil kerja sama dan kerja keras seluruh tim yang mempersiapkan menu dengan mengangkat potensi bahan pangan lokal daerah,” kata Cherry

Prestasi di tingkat provinsi ini diharapkan semakin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pangan lokal sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, sekaligus mendukung peningkatan kualitas konsumsi pangan. (Nie)