30 Pemuda Sangihe Siap Emban Amanah Paskibraka, Bupati Michael Thungari Tekankan Integritas dan Keteladanan

Sangihe73 Dilihat

Sangihe, VivaSulut— Amanah besar berada di pundak 30 generasi muda Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dipercaya menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 15 putra dan 15 putri tersebut resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Sabtu (15/8/2026).

Pengukuhan yang dimulai sekitar pukul 19.25 WITA itu dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, pelatih dan pembina Paskibraka, kepala sekolah, guru, serta para orang tua dan keluarga anggota Paskibraka.

Mereka berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepada para Paskibraka bukan hanya berkaitan dengan tugas mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi momentum untuk membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, pengukuhan tersebut membawa konsekuensi berupa tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik keluarga, sekolah, daerah hingga bangsa dan negara.

Thungari meminta para anggota Paskibraka menjadikan pengalaman selama proses seleksi dan pelatihan sebagai bekal untuk membangun pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan memiliki integritas.

Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama menjadi Paskibraka hendaknya tidak berhenti setelah rangkaian upacara kemerdekaan selesai.

“Jadilah teladan. Setelah dikukuhkan malam ini, kalian memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa generasi muda Sangihe adalah generasi yang berkarakter, berprestasi, memiliki semangat kebangsaan, dan siap memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa,” tegasnya.

Bupati berharap para pemuda tersebut mampu membawa semangat perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menjadi Paskibraka merupakan kesempatan untuk menunjukkan bahwa anak-anak Sangihe memiliki kemampuan dan potensi untuk bersaing serta berprestasi di tingkat yang lebih luas.

“Bawalah nama Sangihe sejauh dan setinggi mungkin. Tunjukkan bahwa anak-anak dari Kepulauan Sangihe mampu berdiri sejajar, berprestasi, dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujar Thungari.

Ia pun memberikan apresiasi kepada para pelatih dan pembina yang telah mendampingi para calon Paskibraka melalui proses latihan. Penghargaan juga diberikan kepada orang tua, keluarga, pihak sekolah dan seluruh pihak yang turut mendukung hingga para anggota Paskibraka dapat menjalankan amanah tersebut.

Rangkaian pengukuhan ditandai dengan pembacaan pernyataan pengukuhan, ikrar Putra Indonesia, penyampaian kata-kata pengukuhan serta penyematan lencana secara simbolis kepada pemimpin upacara.

Dengan dikukuhkannya 30 anggota Paskibraka tersebut, seluruh rangkaian persiapan menuju pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI kini memasuki tahap akhir. Mereka siap menjalankan tugas kehormatan mengawal Sang Merah Putih pada momentum bersejarah 17 Agustus mendatang. (Nie)