Manado, VivaSulut – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) meningkatkan layanan listrik menjadi 24 jam penuh di tiga pulau, yakni Pulau Beeng Laut dan Pulau Bebalang di Kabupaten Kepulauan Sangihe serta Pulau Siladen di Kota Manado.
Peningkatan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperluas pemerataan energi sekaligus mendukung pembangunan di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Sebelumnya, masyarakat di ketiga pulau tersebut hanya mendapatkan pasokan listrik selama enam jam sehari. Dengan peningkatan menjadi 24 jam, PLN berharap keandalan listrik dapat mendukung aktivitas masyarakat, perekonomian lokal, serta pengembangan pariwisata bahari.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan peningkatan jam nyala listrik menjadi 24 jam merupakan bentuk komitmen PLN menghadirkan akses energi yang lebih merata hingga wilayah kepulauan dan perbatasan.
“Hari ini adalah momentum yang sangat membahagiakan bagi kita semua, khususnya masyarakat di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen. Dari yang sebelumnya hanya menyala 6 jam, kini listrik beroperasi penuh 24 jam nonstop. Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok dan daerah 3T,” ujar Usman.
Untuk mendukung operasional listrik 24 jam, PLN menerapkan inovasi teknologi serta menambah kapasitas sistem kelistrikan di masing-masing pulau.
Di Pulau Bebalang dan Beeng Laut, PLN menerapkan sistem Hybrid Battery Energy Storage System (BESS) pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Melalui sistem tersebut, PLTD beroperasi selama empat jam untuk mengisi daya baterai, sementara BESS kemudian menyuplai energi selama 20 jam berikutnya.
“Sistem Hybrid BESS diimplementasikan pada PLTD Bebalang dan PLTD Beeng Laut. Melalui skema ini, PLTD beroperasi selama 4 jam untuk pengisian daya, dan BESS menyuplai energi bersih selama 20 jam berikutnya,” jelas Usman.
Sementara di Pulau Siladen, PLN menambah satu unit mesin pembangkit baru untuk meningkatkan daya mampu sistem sekaligus memperkuat keandalan pasokan listrik.
Peningkatan layanan listrik tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay. Ia menyebut layanan listrik 24 jam di tiga pulau tersebut menjadi momentum penting menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Ini bukan sekadar menghadirkan cahaya terang di waktu malam. Lebih dari itu, listrik 24 jam adalah urat nadi pembangunan, pemicu roda perekonomian, sarana peningkatan mutu pendidikan, serta penguat sektor pariwisata bahari yang menjadi kebanggaan daerah,” kata Victor.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya meningkatkan layanan kelistrikan di wilayah kepulauan Sulawesi Utara.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN Unit Induk Distribusi Suluttenggo atas dedikasi dan kerja kerasnya,” ujarnya.
Peresmian peningkatan layanan listrik tersebut dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara dan diikuti secara daring dari tiga lokasi, yakni Pulau Beeng Laut, Pulau Bebalang, dan Pulau Siladen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda Sulawesi Utara, Bupati Kepulauan Sangihe, Wali Kota Manado, jajaran manajemen PLN UID Suluttenggo, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
PLN berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam menjaga keandalan pasokan listrik serta memperluas program elektrifikasi berkelanjutan di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
(***)









